Tuntaskan Agenda PSSI, Asprov PSSI Maluku Dipercaya Gelar Kursus Pelatih

Dari Pembukaan Kursus Pelatih Lisensi D Nasional Sport for Development (S4D)

Ambon- Berita Demokrasi Maluku.Keberhasilan Asprov PSSI Maluku menjalankan seluruh Program PSSI Pusat, yakni Piala Suratin, kursus lisensi C AFC hingga Liga 3 Zona Provinsi Maluku 2018, menjadikan Provinsi ini kembali dipercaya sebagai tempat Pelaksanaan Kursus Pelatih Lisensi D Nasional, Gelombang I Tahun 2018, Pernyataan ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria pada kegiatan Pembukaan Kursus Pelatih Lisensi D Nasional Sport for Development (S4D). yang berlangsung di Balai Diklat Pertanian, Desa Waiheru, Kecamatan Teluk Ambon, pada Selasa (6/11).

Selain itu Menurut Tisha, karakteristik wilayah Maluku yang didukung dengan talenta pemain muda yang potensial dengan kualitas yang luar biasa dan telah terbukti sebagai penyumbang pemain terbanyak di Tim Sepak bola Nasional dalam beberapa tahun belakangan ini. “Karena itu, Kami (PSSI):memberikan kesempatan kepada Maluku dan Jawa Timur untuk menggelar kursus ini,’’tandasnya

Terkait perkembangan Sepakbola Nasional, Tisha mengungkapkan, dengan kesabaran dan kerja keras sepakbola Indonesia akan lebih berprestasi dan mampu bersaing dengan negara lainnya di level Asia,’’ Nah, untuk mewujudkan mimpi itu, Kami(PSSI) memulai dari hal yang paling kecil, yaitu dengan menggelar program kursus pelatih seperti ini, intinya untuk menjadi pemenang, bukan hanya membutuhkan Mereka yang berlari kencang atau memiliki kekuatan yang mumpuni, namun kunci menjadi pemenang adalah kesabaran,’’urainya.

Sementara saat membuka kegiatan, Executive Comitte (Exco) PSSI Pusat, Dirk Soplanit menegaskan kepada 30 peserta kursus, agar mempergunakan kesempatan peningkatan kapasitas ilmu kepelatihan yang diterima dengan maksimal ’’ Manfaatkanlah momentum ini, semaksimal mungkin,’’ pinta Soplanit.

Dijelaskan, penyelenggaraan kursus kepelatihan adalah program prioritas dari Komite Tetap Pengurus PSSI pada Periode ini, terutama untuk dua persoalan utama yakni persoalan teknis, pengembangan dan concern membangun pondasi sepakbola nasional melalui Filosofi Sepakbola Indonesia (Filanesia)

.’’ Kami sudah punya buku Filanesia, berupa Kurikulum Pembinaan Sepakbola Indonesia (Filanesia), inilah yang akan menjadi fondasi dan karakter sepak bola Indonesia, baik untuk pembinaan usia dini sampai profesional dari segi individu maupun tim.

Menurut Soplanit, salah satu poin penting tercapainya tujuan Filanesia adalah dengan menambah jumlah pelatih berkualitas, yakni dengan memulainya dari kursus Lisensi D Nasional

Pendiri klub Maluku Putra ini juga mengingatkan kepada peserta kursus, agar Filanesia sesuai dengan harapan PSSI, dimana pelatih-pelatih yang sudah mendapatkan lisensi kepelatihan D Nasional jangan tert
” Maksudnya adalah ilmu kepelatihan harus diaplikasikan dengan cara terus aktif membesut tim-tim sepakbola atau Akademi-Akademi Sepakbola maupun Sekolah-Sekolah Sepak Bola (SSB) yang ada Maluku,’’ harapnya.

Liga 3 Maluku 2019 diharapkan menggunakan tenaga pelatih yang berlisensi, sehingga semua pelatih berlisensi dapat mengaplikasikan ilmunya sesuai dengan Filanesia hingga para Pelatih dapat bersaing dan termotivasi untuk mencapai level tinggi dari karier ke pelatihannya hingga ke level teratas yakni Nenjadi Arsitek dari Tim Nasional Indonesia. “Saya pribadi berharap, semua peserta bisa mengimplementasikan ilmunya ketika kembali ke klub, SSB, Akedemi maupun sekolah,’’ cetus Soplanit.

Pada kesempatan berbeda, Ketua Umum Asprov PSSI Maluku, Sofyan Lestaluhu memberikan apresiasi yang tinggi kepada Deutsche Gesellschaft F”ur Internationale Zusammenarbeit(giz) yang diwakili oleh Anne Christine Scherer (Advisor Programme Sport For Development) yang telah memberikan kesempatan Kepada Asprov PSSI Maluku dan Asprov PSSI Jawa Timur untuk menjadi tuan rumah Kursus Pelatih
Lisensi D Nasional Sport for Development (S4D), Lestaluhu juga berharap, lewat kesempatan yang telah diberikan, para peserta kursus dapat mempegunakan sebaik-baiknya.

Pembukaan Kursus Pelatih Lisensi D Nasional dihadiri oleh, Sekjen PSSI, Ratu Tisha, Perwakilan dari Deutsche Gesellschaft F”ur Internationale Zusammenarbeit(giz),Anne Christine Scherer (Advisor Programme Sport For Development) , Ketum PSSI Maluku, Sofyan Lestaluhu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Ambon, J Manuputty, Jesie Mustamu dan Dayanto, Istruktur Pelatih PSSI serta pengurus Asprov PSSI Maluku.

Program kepelatihan pelatih Lisensi D Nasional yang dijalankan ini, bertujuan untuk meningkatkan SDM pelatih yang ada di Maluku. dimana Program ini hanya dilaksanakan di dua Provinsi yakni Maluku dan Jawa Timur (D-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *