Tokoh Agama Maluku diberangkatkan ke Kota-Kota Suci

Ambon, Berita Demokrasi Maluku

Sebanyak 200  tokoh agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Bhuda se provinsi Maluku dilepas oleh Gubernur Maluku Ir. Said  Assagaf guna mengikuti ibadah Umroh dan melakukan wisata rohani ke kota-kota suci di Mekkah-Medinah, Yerusalem dan India.

Bertempat dilantai 7 (tujuh) kantor gubernur Maluku Jumat (21/7/2017) gubernur meyerahkan mereka kepada biro perjalanan PT. Patuna Mekar Jaya guna  diberangkatkan ke kota-kota Suci. Mereka terdiri dari   117 tokoh Islam,  tokoph Protestan 64 orang, Katolik 15 orang, Hindu 3 orang dan Budha 3 orang.

Dalam smbutannya pada acara itu gubernjur Maluku mengemukakan, “pengiriman para tokoh agama di level basis, meliputi imam masjid, ustad,  guru mengaji, pendeta, pastor, pedande, dan biksu dari  tujuh Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku, menuju kota-kota suci agama seperti Mekkah, Yerusalem, dan India ini, adalah bagian dari program Pemda Provinsi Maluku.

Menurutnya, program ini bukanlah sebuah serimonial biasa, tetapi sesungguhnya merupakan salah satu program strategis, untuk mewujudkan salah satu point penting di dalam visi pembangunan Pemerintah Provinsi Maluku, yaitu masyarakat yang religius.

“Adapun harapan yang ingin dicapai melalui program ini antara lain, para tokoh agama ini dapat menyaksikan secara langsung kota-kota suci tersebut, sebagai situs perjuangan para tokoh suci (para nabi dan rasul), di dalam menyiarkan ajaran-ajaran suci agama, serta membangun dan membina umat/masyarakat dengan budi pekerti yang luhur,” tuturnya.

Dengan begitu tambah Gubernur, para tokoh agama semakin termotivasi untuk menjalankan pesan-pesan profetik agama di dalam membina umat dan masyarakat Maluku ini.

Pengiriman tokoh agama ini juga dinilainya, sebagai perjalanan religius. Para tokoh agama dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya menjadi oase (telaga) spiritual, guna melakukan refleksi diri dalam rangka peningkatan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Ini juga merupakan salah satu bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih Pemerintah Provinsi Maluku kepada para tokoh agama, yang selama ini telah mengabdikan diri dalam rangka pembangunan masyarakat di daerah ini, khususnya dalam bidang sosial keagamaan,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama selaku Pemerintah Daerah,  Gubernur  mengucapkan selamat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para tokoh agama, yang dinilainya selama ini sudah banyak berkontribusi terhadap pembinaan dan pembangunan mental spiritual anak-anak negeri ini.

“Banyak cerita menarik dari keteladanan para tokoh agama di desa dan dusun-dusun terpencil, atau juga di sudut-sudut kota. Walau mereka hidup serba terbatas secara ekonomi, tanpa gaji dan tanpa fasilitas yang memadai, tapi tetap berjuang melayani masyarakat,” paparnya.

Dia mengibaratkan para tokoh agama ini bagaikan sauh (Jangkar) dan nahkoda kapal, jika tanpa mereka, umat dan masyarakat bagaikan buih di lautan yang tak punya arah.

“Untuk itu, umat/masyarakat dan pemerintah akan terus menaruh harapan kepada bapak/ibu sekalian, untuk terus mengabdi bagi negeri ini. Satu titipan dan permohonan saya, jika bapak ibu sampai ke tanah suci, tolong doakan Maluku tanah datuk-datuk ini untuk terhindar dari pelbagai bencana, baik bencana alam, maupun bencana sosial, kita semua terhindar dari fitnah. Doakan agar seluruh masyarakat Maluku dikaruniai keberkahan dan kesejahteraan, serta semakin rukun dan damai sebagai teladan dan laboratorium kerukunan dan perdamaian terbaik di Indonesia,” harap Gubernur.

Gubernur juga meminta kepada penyelenggara yakni PT. Patuna Mekar Jaya yang dipercayakan untuk  memberangkatkan para tokoh agama ini untuk dapat mengawal para tokoh agama ketika mereka berada di kota-kota suci,  supaya  tak terjadi ada yang tersesat,  selain itu gubernur juga meminta kepada penyelenggara untuk dapat menyediakan makanan  yang sesuai dengan makanan orang Maluku. (D-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *