Timisela : Pemuda Maluku Harus Rubah Pola Pikir Jadi “Usahawan”

Ambon, Berita Demokrasi Maluku

Tokoh muda asal  Maluku kelahiran Papua Barat Moses Rudy Timisela yang adalah calon wakil gubernur Maluku menginginkan pemuda Maluku merubah mainseat (pola) pikir untuk menjadi usahawan atau berjiwa Unterpreuner .

“Sudah saat nya kita merubah cara pandang, cara berpikir kita, yang selama ini  hanya ingin   menjadi seorang PNS, seorang polisi, seorang tentara. Itu pikiran dahulu dimana orang-orang tua-tua kita berpikir demikian, karena memang dulunya,  pekerjaan  mencari orang,  dulu diawal-awal kemerdekaan, pekerjaan memang membutuhkan orang-orang untuk bekerja”.

Sampai dengan tahun-tahun  50-an, 60- a , kerja cari orang. Para pemuda dicari untuk masuk tentara, masuk polisi, jadi pegawai. Ini saya dengar certita  opa-oma, orang tua saya.

Menurutnya, dengan berkembangnya zaman, pada  tahun 70 puluhan  80 an, 90 an, lapangan pekerjaan di Maluku semakin sulit karena itu,  banyak pemuda Maluku yang merantua ke berbagai daerah terutama tanah Papua untuk mencari pekerjaan.

Saat ini dengan semakin sulit lapangan kerja di Maluku, orang Maluku sudah harus berpikir untuk jadi usahawan, jadi pengusaha, “Kita punya banyak SDA, yang mesti dijual keluar, “Nah  bagaimana,  kita sama-sama berpikir merubah pola pikir orang muda Maluku untuk jadi itu. “Saya  adalah seorang Rudy yang kecil saat ini, ingin mencurahkan pikiran untuk Maluku, tentunya bersama kaum muda dan para kaka-kaka jurnalis disini, mari kita rubah mainseat orang Maluku untuk berpikir hidup dari usaha yang dikembangkan sendiri untuk bagaimana di eksport keluar Maluku, katanya.

Orang lain bisa kenapa kita tidak,  untuk potensi kita  berikan kepada orang lain (maaf saya tak berbicara dalam konteks kesukuan) tapi saya berharap untuk,  kita mau berlomba-lomba menggapai apa yang ada,  untuk masa depan anak cucu Maluku.

Potensi jiwa usaha  sudah ada, ini terlihat  pada mama-mama papalele, Itu jiwa usaha yang sudah ada sejak turun-temurun di Maluku, “Mari sama-sama kita bangkitkan, bagaimana pemerintah Maluku membuka kesempatan yang selebar-lebarnya, seluas-luasnya untuk para pemuda mau berusaha, “demikian Timisela. (D-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *