Tiga Bulan Telah Terbayar, Sisanya?????????

S

Ambon, Berita Demokrasi Maluku

Bendahara Dinas Pendidikan Kota Ambon, Ny. Martha Perlu dievaluasi kinerjanya karena tak melaksanakan tugasnya sebagai bendahara dengan baik.

Terkait  pembayaran tunjangan profesi guru tahun anggaran 2016. Ada 3 (tiga) orang guru di SMA 12 Ambon, belum terbayar tunjangan sertifikasinya/profesinya  selama 6 (enam) bulan yakni Ny. Greta.E Molle DAN 2 (d ua) teman lainnya.

Ketika hal ini ditanyakan ke Kadis beberapa beberapa bulan lalu,  Kadis kemudian mengatakan, silahkan saja ke bendahara, guru yang bersangkutan kemudian pergi menemui bendahara. Kurang lebih sebulan ketiga mereka mendapatkan 3 (tiga) bulan dana tunjangan profesi mereka sedangkan 3 (tiga) bulan lainnya belum. Bendahara menjanjikan membayarnya pada bulan Agustus usai penerimaan gaji Agustus,  namun  sampai 13  September 2017, dana itu tak kunjung dibayar.

Ketika Berita Demokrasi Maluku menemui bendahara di kantor pada Rabu (13/9/2017),  bendahara katakan, bahwa hingga kini belum dapat membayar karena Sknya belum ada????.

Tanpa mempersilahkan kami duduk, bendahara kemudian mengatakan, walau 100 wartawan mau datang tanya,  tapi kalau tak ada SK tak bisa dibayarkan.  

Yang jadi pertanyaan, dalam pembayaran tunjang profesi guru sesuai aturan, dalam setahun ada 2 (dua) kali SKTP (Surat Keputusan Tunjangan profesi) yang dikeluarkan Dirjen GTK sebagai syarat pencairan tunjangan. Dalam satu tahun Dirjen GTK menerbitkan 2 SKTP bagi seorang guru, yaitu satu untuk periode Januari-Juni dan satu lagi untuk periode Juli-Desember. Nah yang dibayar 3 (tiga) bulan kemarin itu pakai SK mana????? dan 3 (tiga)  bulan sisanya yakni Oktober-Desember 2016  pakai SK mana lagi?????, yang benar aja ibu bendahara.

Khan SK setahun Cuma 2 (dua) kali, lantas 3 (tiga) bulan sudah dibayar,  3 (tiga)  bulannya lagi bagaimana?????, kalau memang benar tak ada SK berarti tiga bulan kemarin juga tak akan dibayar, karena memang Sknya tak ada, lagian kalau tak ada SK PPKAD Kota Ambon tak bakalan cairkan uang, lantas mereka cairkan berdasarkan apa atau Ibu bendahara bayar pakai uang apa????????, ada-ada saja.  (D-02)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *