Soal Pilkades Kaputusang

Husain Yakin Pemerintah Halsel Kalah di PTUN

Ambon, Berita Demokrasi Maluku

Husain Jumat salah satu Calon Kepala Desa nomor urut 4 (empat) desa Kaputusang Kecamatan Bacan kabupaten Halmahera Selatan menggugat pemerintah Halsel ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Ambon. Persidangan sudah berjalan kurang lebih 4 (bulan) dan  saat sudah sampai pada agenda pemeriksaan saksi dari pihak penguggat.

Kepada Demokrasi Maluku,com di Ambon Sabtu (15/7-2017) Husain Jumat mengemukakan, pihaknya yakni memenang

kan gugatan yang dijaukannya ke PTUN, pasalnya rivalnya yang dilantik yakni Junaidi Thalib tak memiliki berkas pencalonan juga tak mengambil nomor urut pada saat tahapan berlangsung.

Menurutnya, tahapan yang dilakukan penuh dengan kecurangan. DPT tidak transparan.  Ada intervensi dari salah seorang anggota DPRD Halsel dari Fraksi Demokrat terhadap kerja panitia pemungutan suara bentukan Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPD).

Ada kecurangan pada waktu penghitungan suara, yang menimbulkan terjadi rusuh dan ditunda penghitungannya pada hari itu,  dan dihitung pada keesokan harinya.

Saat terjadinya skors perhitungan,  seharusnya peti suara diamankan di kantor desa bukannya di bawa pulang ke rumah Junaidi Thalib yang juga kandidat.

Sudah begitu. kotak suara hanyalah terbuat dari kardus yang kerahasiaannya tentu tak dapat dijamin, kata Husain.

Menurutnya, sejumlah seratus suara dinyatakan tidak sah oleh panitia padahal berdasarkan undang-undang  nomor 6 pasal 40 huruf (d) bahwa pencoblos terhadap dua tanda gambar,  tapi masih ada dalam kotak dinyatakan sah dan suaranya diberikan kepada keduanya namun sebanyak 100 suara dinyatakan tidak sah.

Kecurangan lain yaitu polisi tidak netral, salah satu oknum polisi atas nama M malah mengamcam saya.

Hari Rabu 19/7/2017 pekan depan akan dilakukan persidangan lanjutan, kata dia pula. (D-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *