Buntut Pengeroyokan Di Lokalisasi, Rumah Pelaku dibakar Massa

SBB-  Berita Demokrasi-Maluku Bermula dari adanya  pemukulan yang dilakukan  oleh  Yopi  Teterissa (50) dan Anaknya Doris Teterissa, security lokalisasi  terhadap seorang warga  desa Waisarissa,Jemris Riry(25) maka  terjadi  konsentrasi massa di Desa. Kamal, Kecamatan Kairatu Barat, Kab SBB, tepatnya di depan Lokalisasi   oleh masyarakat Desa. Waisarissa.

Kurang lebih 30 orang tersebut , membongkar  dan dibakar rumah milik Yopi Teterissa di desa Kamal,  adapun kronologis  kejadian  dimulai  ketika  terjadi adu mulut antara Yopi Teterissa dengan Jemris Riry di lokalisasi Desa Kamal pada pukul 18.00 WIT ,   adu mulut tersebut  berbuntut  pada  perkelahian antara keduanya,  dimana Jemris Riry  saat itu baru selesai  mengkomsumsi miras.

Tak tahan melihat kejadian Tersebut, Doris Teterissa yang merupakan anak kandung  dari  Yopi Teterissa, langsung melakukan pengeroyokan terhadap  Riry. Untunglah   kejadian  itu  dilerai oleh masyarakat setempat, Jemris Riry tidak terima atas  perlakuan  tersebut  kembali ke tempat tinggalnya di   Dusun. Wasarissa dan  menceritakan hal yang telah menimpanya, mendengar  hal itu,  pihak keluarga tidak puas dan  Mereka  langsung berbondong-bondong  membongkar  dan membakar rumah Yopi Teterissa.

Setelah rumah Teterissa dilalap api, tak   lama berselang,  datang  personil aparat  keamanan  dari  Babinsa Koramil 1502-08 / Kairatu, Polsek Kairatu Barat dan  Satgas BKO 726/ TML  yang  berhasil   menenangkan warga,  hingga pada pukul 21.30 WIT,   situasi di TKP   sudah dapat dikendalikan dan kondusif .

Pihak keamanan  kemudian  melakukan olah TKP, akibat kejadian tersebut,  Jemris Riry mengalami luka memar  di wajahnya  dan rumah milik Yopi Teterissa hangus  dibakar oleh massa, kerugian atas   peristiwa tersebut  ditaksir  lebih dari  ratusan juta rupiah,  semantara  pihak korban   yang rumahnya  di bakar,  Yopi Teterissa   beserta keluarganya  diamankan di Polsek Kairatu Barat

Dari pantauan terakhir media ini,  situasi  di TKP  relatif dan kondusif, sementara saat ini  kejadian  tersebut sedang didalami oleh pihak Polres Seram Bagian Barat( FS).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *