Polres Malteng, Akan Telusuri Dugaan Korupsi ADD di 4 Negeri

Masohi  – Berita Saniri  Maluku . Sebanyak empat   Negeri di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), diduga kuat terindikasi korupsi Dana Desa,  keempat  negeri  tersebut masing-masing  Negeri Gale-Gale, Karlutu Kara, Pasanea di Kecamatan Seram Utara Barat dan Negeri Liang di Kecamatan Teluk Elpaputih. Pasalnya negeri-negeri tersebut saat ini masuk dalam proses hukum, penyelidikan (lidik) Polres Malteng berdasarkan laporan masyarakat dan publikasi media masa lokal,

Terkait dugaan korupsi Dana Desa/Negeri tersebut Kasat Polres Malteng, AKP Uspril Futwembun menyatakan . bahwa memang benar sesuai laporan masyarakat maupun publikasi di media massa terkait dugaan korupsi Dana Desa tahun 2016,  di  empat negeri tersebut.,

“Untuk  itu maka, saat ini Kita sedang menindaklanjutinya  dengan proses Penyelidikan”, tutur Kasat Polres Malteng, AKP Uspril Futwembun  saat   menjawab pertanyaan  wartawan media ini

Futwembun menambahkan  laporan masyarakat yang saat ini ditangani Reskrim tidak bersamaan, tetapi berbeda namun dalam bulan yang sama yakni pada bulan Agustus 2017. “Jadi laporan pengaduan masyarakat disampaikan dalam waktu variatif dalam bulan Agustus ini. Dan Kita masih lidik atau pengumpulan bahan dan keterangan, setelah itu baru akan ditingkatkan ke penyelidikan jika benar ada bukti-bukti kuat yang mengarah pada tindak pidana korupsi”, tegasnya.

Untuk keperluan penyelidikan, tambah Uspril, maka pihaknya saat ini sudah memanggil para saksi untuk dimintai keterangan, baik itu dari pihak pelapor maupun terlapor. “untuk kepentingan penyelidikan beberapa orang sudah dimintai keterangan, baik itu pelapor maupun terlapor dan saksi lainnya atas penggunaan Dana Desa 2016 pada negeri Gale-Gale, Karlutu kara, Pasanea, dan Negeri Liang di Kecamatan Teluk Elpaputih

Terkait penetapan tersangkan  pria berpangkat AKP ini  mengungkapkan, karena saat ini  masih dalam pengumpulan bahan dan keterangan, sehingga belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. “Nantinya setelah selesai dan ada bukti yang mengarah pada penyalagunaan Dana Desa barulah kita tetapkan sebagai tersangka. Kemudian kasusnya ditingkatkan ke penyidikan kemudian dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor untuk proses persidangan”, jelas Kasat Reskrim Polres Malteng.(Polly Lewerissa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *