Pesparawi X Wahana Silaturahmi Antar Umat Beragama

Ambon, Berita Demokrasi Maluku

Pesparawi Maluku ke X yang berlangsung di kabupaten Seram Bagian Barat  17-23 November 2017 resmi dibuka Minggu (19/11/2017) oleh   gubernur Maluku Ir. Said Assagaf. Selain membuka acara  gubernur  juga memberikan sambutan. Dalam sambutannnya Assagaf  mengemukakan, Pesparawi merupakan ajang untuk memperkokoh kerukunan hidup umat beragama di Maluku. “ Saya merasa perjumpaan di malam Pesparawi bukan kebetulan”.  “Hakekatnya ada pada soal bagaimana kita bisa berbagi, bersyukur dan menjadi bagian dari anak-anak negeri,  termasuk belajar menjadi pemimpin yang bukan saja ada diantara rakyat tapi hidup bersama rakyat”.

Bupati Seram Bagian Barat Drs. Yasin Payapo dalam sambutan selamat datangnya mengemukakan, keinginan gubernur Maluku menjadkan Maluku sebagai laboratorium kerukunan umat beragama,  benar-benar telah tercermin pada Pesparawi X ini, dimana seluruh masyarakat menyambut dengan penuh sukacita acara ini bahkan basudara  Islam, Katolik dan lainnya terlibat sebagai panitia. “ Beta mau bilang apa artinya katong bicara katong ini satu nusa satu bangsa atau gandong orang basudara,  kalau katong saling membunuh, saling melukai, menyakiti, baku pukul dan berlaku tidak adil kepada sesama”.  Maka melalui momentum Pesparawi ini,  mari kita teduhkan sejati hidup orang basudara di tanah perjanjian Nunusaku seperti janji moyang-moyang katong dahulu”, demikian Payapo.

Hadir dan memberikan sambutan Dirjen Bimas Kristen Kementrian Agama RI Prof DR. Thomas Pentury, hadir pula anggota DPR RI Drs. Michael Wattimena, ketua LPPD Maluku Drs, Paulus Kastanja   juga memberikan sambutan, para walikota/bupati/wawali/wabup 10 kabupaten/kota di Maluku kecuali kabupaten Buru, jajaran SKPD provinsi Maluku dan kab SBB, mantan Ketua Sinode GPM Pdt. Jhon  Ruhulessin, Ketua Walubi Maluku H. Jawarizal  serta tamu undangan lainnya. Acara pembukaan diawali dengan ibadah, seremoni, parade kontingen, tarian kolosal dan ditutup dengan Doa oleh Ketua Sinode GPM Pdt. A. Werinussa.  Jumlah kontingen 2.177 orang akan mengikuti 10 mata lomba. (D-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *