Negeri Niwelehu Kecamatan Taniwel Gelar Wonderfull Maluku

Ambon, Berita Demokrasi Maluku.com

Yayasan Citra Kasih Jakarta yang dipimpin  oleh Dr. Caroline dan Roy Sibi bekerjasama dengan pemerintah provinsi Maluku menggelar kegiatan Woderfull Maluku yang berlangsung  di desa Niwelehu  Kecamatan Taniwel Kabupaten Seram Bagian Barat.

Raja Negeri Niwelehu Boy Rutasouw kepada Berita Demokrasi Maluku.com di sela-sela  acara pembukaan dan penyambutan tamu  20 Mei 2017  mengemukakan,

Kegiatan ini merupakan rangkaian kagiatan Wonderfull Maluku dalam rangka lebih memperkenalkan potensi pariwisata Maluku pada umumnya dan Seram Bagian Barat terkhusus Negeri Niwelehu Kecamatan Taniwel Kabupaten Seram Bagian Barat kepada khalayak nasional maupun internasional.

Adapun potensi wisata yg di tonjolkan saat pembukaan antara lain :  diving,snorkling,wisata pantai,wisata laut dan wisata ekstrim panjat tebing

Menurut Rutasouw, tamu yang datang dalam kegiatan ini terdiri 14 negara sedangkan yang datang ke Negeri Niwelehu berasal dari Amerika Serikat, Eropa, Asia dan Afrika masing-masing :

Warga Amekica Serikat 2 (dua) orang , Jerman 1 (satu) orang, Perancis 2 (dua) orang, Spanyol 2 (dua) orang,Malta 1 (satu) orang, Afrika 1 (satu) orang

Kegiatan yang disponsori oleh Yayasan Citra Kasih Jakarta yang bergerak dibidang kemanusiaan dan lingkungan ini akan  berlangsung  selama 3 (tiga) bulan mulai  20  Mey sampai dengan 29 juli 2017 mendatang.

Selain potensi wisata juga di tampilkan   adat dan budaya yang hampir punah yaitu tarian marputty dan tarian parang saat menyambut kedatangan para tamu.

Rutasouw menyambut gembira acara ini karena menurut dia  tujuan  kegiatan  adalah mengangkat kearifan lokal negeri Niwelehu dan wilayah SBB umumnya

4 (empat) program yang akan dilakukan oleh para tamu yang datang di antaranya :  IT dan pembangunan, kesehatan & sanitasi, keagamaan, pembangunan sumber daya ekonomi kerakyatan, katanya.

Selanjutnya   dikatakan, dalam bidang  kewirausahaan para tamu,   akan  mem-bantu masyarakat dimana mereka akan  memberikan pelatihan terutama berkaitan dengan bagaimana mengelola sumber daya alam yang dimiliki misalnya potensi pertanian kelapa ataupun potensi perikanan lainnya.

Selain itu mereka juga mengajar atau  memberi privat bahasa inggris bagi anak-anak usia sekolah  juga bagi masyarakat umum,sosialisasi tentang kesehatan serta bagaimana menjaga lingkungan agar tetap bersih dan indah. Dibidang ke-agamaan pun masyarakat akan dibantu, kata Rutasouw.

Lebih jauh Rutasouw katakan, persiapan menyambut  tamu sudah  dilakukan  sekitar 1 (satu) tahun yang lalu efektifnya 2 (dua) bulan terakhir ini diantaranya menyiapkan karakter dan mental litas warga masyarakat supaya secara etika bisa berbaur dengan tamu yang datang, penataan lingkungan dan obyek- obyek sejarah untuk dijadikan sasaran pari-wisata,disiapkan homestay untuk tempat tinggal tamu

Adapun para tamu  disambut oleh Musyawarah Pimpinan Kecamatan Taniwel,tokoh agama,  tokoh  masyarakat setempat termasuk  sesepuh negeri yakni raja,saniri negeri,  staf negeri.

Ketika memasuki negeri para tamu disambut oleh tarian adat parang dan pengalungan syal, demikian Rutasouw. (D-04/02)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *