MoU dengan BM & 3 PT, HIPMI Maluku Konsern Kembangkan Kewirausahaan

Ambon- Berita Demokrasi Maluku. Kemiskinan yang terjadi di tanah air  juga tak luput  dari perhatian  Hipunan Pengusaha  Muda  Indonesia (HIPMI), untuk itu organisasi  yang mewadahi  para pengusaha muda ini  terus melakukan terobosan-terobosan baru  bagi   program pengentasan  kemiskinan di Indonesia, terkhusus di daerah  Maluku .

Salah satu langkah yang  dijalankan  untuk    merealisasi terobosan-terobosan  tersebut oleh  HIPMI Maluku adalah menandatangani kesepakatan, Memorandum of Understanding (MoU) dengan tiga Universitas di daerah  ini serta    satu bank BUMD yakni   Bank Maluku.

Adapun tiga perguruan tinggi yang meneken MoU  dengan HIPMI Maluku  masing –masing,  Universitas Pattimura ( Unpatti) , Universitas Darussalam(Unidar)  dan Universitas Kristen Indonesia Maluku(UKIM).

Ketua Umum, Badan Pengurus Daerah  (BPD) HIMPI Provinsi Maluku,Boy R. Sangadji yang ditemui usai kegiatan, menyatakan bahwa  MoU yang dilakukan dengan sejumlah Perguruan Tinggi dan Perbankan  diharapkan dapat diimplementasikan lewat pengembangan kewirausahaan.

Dijelaskan oleh Sangadji , setiap tahun  jumlah    lulusan sarjana   dari   sejumlah Perguruan Tinggi  baik  di  Kota Ambon  maupun  Provinsi Maluku secara luas, mencapai 6.245 sarjana, jika dibandingkan dengan  penerimaan   Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang koutanya hanya mencapai 500 orang, tidak sebanding.  Hal ini makin dipersulit dengan  adanya moratorium  PNS .

“Hal ini tentu menimbulkan kekhawatiran luar biasa bagi Kita semua, apalagi tingkat  kemiskinan yang ada saat ini semakin signifikan ,  sebagai  dampak dari tingginya tingkat pengangguran,” ungkap  Sangadi berargumen  .

Selain  itu  juga  pria yang akrab disapa  bang  Boy  ini  mengakui bahwa , perkembangan dunia usaha swasta di Maluku masih cenderung melambat,  salah satu factor pemicunya adalah  pembangunan infrastruktur yang masih lemah. “Oleh karena itu, Kita semua harus memperjuangkan hal ini ditingkat Pemerintah Pusat(Pempus),  temasuk juga dalam hal penyediaan tenaga listrik untuk menjawab kebutuhan industri dan rumah tangga”sarannya  (D-3)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *