Kepala Bappenas Harapkan Maluku Fokus Bangun Pariwisata & Investasi

Ambon, Berita Demokrasi Maluku

Menteri   Badan Perencanaan Nasional (BPN)-Kepala BAPENAS  RI Ir. Bambang P.S. Brojonegoro mengharapkan Maluku fokus membangun pariwisata  dan  mendatangkan investasi, demikian Kepala Bappenas dalam sambutannya pada acara pembukaan RKPD Provinsi Maluku tahun 2020 yang berlangsung Selasa (09/04/2019) di Gedung Islamic Centre Waihaong Ambon-Maluku.

Menurutnya, sekalipun  baru pertama kali mendatangi Maluku,  namun beliau dapat memastikan apabila pemerintah provinsi Maluku/kabupaten/kota dan seluruh pemangku kepentingan di provinsi ini,  bekerjasama,  bahu-membahu membangun kawasan pariwisata Maluku, maka daerah ini akan kedatangan banyak  tourist.

Hal ini dia katakan, karena ketika berada di atas pesawat terlihat pemandangan Maluku yang begitu indah,  yakni gugusan Pulau-Pulau yang keindahannnya tak ditemukan di daerah lain di Indonesia bahkan di dunia. “Bayangkan kalau Belanda menjajah Maluku selama 350 tahun itu berarti ada suatu hal yang begitu menarik di Maluku, “kata Bambang

“Saya sudah keliling-keliling Indonesia, saya lihat  Maluku punya spesifkasi tersendiri,  yang dapat dijual kepada para tourist”. Bangun pariwisata Maluku, jangan  sepotong-sepotong.  Provinsi dan kabupaten/kota bersinergi untuk membangun pariwisata Maluku,  bukan pariwisata masing-masing kabupaten/kota, siapkan kawasan pariwisata Maluku, “kata dia pula.

Ditambahkannya, Maluku juga  punya ciri khas khusus yakni sebagai daerah penghasil rempah-rempah yang mendatangkan kekayaan besar bagi VOC (organisasi dagang Belanda).  yang hinggga saat ini masih dinikmati oleh Belanda.

“Ini boleh dikembangankan lagi, misalnya dibuat kawasan   agro wisata , dimana di dalam kawasan itu ada tanaman-tanaman unggul  Maluku yakni cengkeh, pala, vanili, lada, dan sejumah buah-buahan lokal terutama buah-buahan endemik Maluku”.

 Boleh juga dibuat penangkaran bibit unggul tanaman-tanaman bernilai  ekonomis tinggi untuk di eksport seperti di Kltaen. “Jadi ada semacam laboratorium,  di satu kawasan dimana disana  dikembangkan berbagai  spesies  tanaman endemik Maluku  siap eksport , “kata dia pula .

Terkait investasi Brojonegoro berharap, dengan potensi yang ada  dilakukan upaya -upaya untuk mendatangkan investor karena dengan investasi,   akan ada serapan tenaga kerja. Gunakan  prinsip Investasi Friendly karena dengan investasi yang ramah maka para investor akan merasa nyaman berinvestasi, ujarnya.

Jangan lupa  dikembangkan pula sektor pertambangan, perikanan dan pertanian, terutama kesiapan untuk menyambut Blok Masela, ujarnya. (D-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *