Gedung Pastori II Jemaat GPM Waesamu, Siap dibangun

Pdt J Matattula:Pastori  Sarana  Untuk  Peningkatan Kualitas Pelayanan Kepada Jemaat

SBB-Berita Demokrasi Maluku.  Peletakan batu penjuru bagi pembanguan  gedung Pastori II  Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Waesamu    yang dilakukan   pada Senin (24/4) di hadiri oleh    ketua  Klasis GPM Kairatu, Pendeta J Matatula S.Th,  Ketua Majelis Jemaat Waesamu Pdt.R.Maail,.S.Th, bersama  perangkat Majelis Pembina,  warga Jemaat dan unsur pemerintah negeri Waisamu.

Dalam sambutannya  Ketua  Klasis GPM Kairatu,  Pdt  J  Matattula   menyampaikan bahwa, realitas bergereja dalam kehidupan berjemaat antara pendeta dan warga jemaat merupakan  suatu relasi hidup yang menghidupkan , serta hidup yang melahirkan kehidupan baru.

Ditambahkan olehnya,  hidup bersama Jemaat akan menghadirkan  profil gembala  yang memiliki pendekatan  melayani secara pastoralistik,   bagaimana peranan    kehadiran dari seorang gembala  untuk meneduhkan domba –domba yang digembalakannya, dapat hadir membawa kedamaian serta  memberikan jalan keluar  atas persoalan kehidupan domba – dombanya.

Matatula juga  mengungkapkan, Gembala yang melayani di Jemaat adalah wujud penyertaan Allah bagi kehidupan manusia, sehingga pertumbuhan  jumlah warga Jemaat,  juga berarti  bertambah banyak, maupun  Jemaat bertumbuh secara intelektual dan spiritualitas adalah wujud dari kehadiran seorang gembala.

“Jabatan Pendeta tidak terlepas pisahkan dari Pastori , jelas terlihat ada kata pastor (gembala), Pastori adalah rumah yang ditempati oleh gembala (pastor), bagi jemaat pastori adalah tempat tinggal Hamba Tuhan yang diutus Tuhan melalui Majelis Pekerja Harian Sinode Gereja Protestan Maluku (MPH Sinode GPM) untuk melayani umat”    kata  Matatula

Ketua  Klasis GPM Kairatu ini menguraikan, Pastori  dapat dilihat  sebagai sarana untuk mendorong proses terjadinya peningkatan kualitas pelayanan kepada jemaat,  dimana seorang Pendeta ditempatkan di suatu unit kerja atau jemaat dengan tujuan agar proses pemberitaan Injil Kerajaan Allah dapat terus dilakukan.

“ itulah sebabnya  perlu disiapkan sarana pastori yang memungkinkan, Pendeta bukan saja bisa tinggal dengan nyaman tetapi juga dapat meningkatkan kapasitas dirinya dan berdampak bagi peningkatan pelayanan kepada Jemaat” rincinya

Sementara itu  dalam kesempatan  terpisah,  Ketua Majelis Jemaat Waesamu, Pdt.R.Maail,.S.Th mengatakan, kalau Pastori II dibagun sebagai bagian dari peningkatan kapasitas pelayanan di Jemaat, maka jumlah Warga Jemaat semakin bertambah dan bertumbuh sehingga rasio menambakan  satu  pendeta merupakan hal yang tidak dapat dihindari.

Maail menyatakan,  tujuan  dari pembangunan gedung Pastori  adalah supaya seorang hamba Tuhan yang ditempatkan di Jemaat memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman sehingga selalu bersama dengan jemaat,”fungsi Pastori dibangun  sebagai tempat pergumulan dengan jemaat, sekaligus sebagai rumah singgah dan doa bagi umat yang bersekutu dengan hambanya di Jemaat” pungkasnya mengakhiri penjelasan.

Letak Pastori I dan Pastori II Jemaat GPM Waisamu ini terpisah, tidak berada  dalam  satu lokasi saja  tetapi  tersebar pada dua wilayah  di  jemaat, karena keterpisahan ini   merupakan strategi pelayanan, yang  memudahkan mobilisasi saat  melayani, sehingga saat jemaat membutuhkan pelayanan,  telah ada juga tambahan  satu Pastori beserta pendetanya yang  siap melayani.(MC-GPM/NK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *