GBU Tutup Tunggu Rekomendasi Komisioner

Ambon Demokrasi Maluku Pemerintah provinsi Maluku saat ini benar-benar mengkaji  terkait dengan dilanjutkan ataupun ditutupnya pengoperasian tambang emas PT. Gemala Borneo Uutama di Pulau Romang.

Gubernur Maluku Ir. Said Assagaf kepada sejumlah wartawan Kamis (2-1/2016) usai melantik dan mengambil sumpah penjabat Bupati Buru dilantai  7 (tujuh) kantor guebrnur Maluku mengemukakan, ditutup atau tidaknya   PT. Gemala Borneo Utama (GBU) menunggu rekomendasi para komisioner tambang di Maluku.  Komisioner tambang di  Maluku saat ini berjumlah 20 orang, “jadi kami harus menunggu keputusan mereka”. Kemarin kami dan pihak-pihak yang berkompoten lainnya sudah melakukan  rapat membicarakan masalah ini dan telah memutuskan untuk para komisioner tambang,  tim Unpatti termasuk pemerintah provinsi  Maluku turun  ke Romang untuk melihat apa yang benar-benar terjadi  disana, barulah keputusan diambil”.

Karena kalau sudah mendapat persetujuan para komisioner berarti mereka telah melihat hal-hal nail yang menguntungkan maupun yang merugikan ketika tambang itu ditutup ataupun tetap beroperasi.

Kajian tim akan dipadukan dengan kajian para komisioner barulah pemerintah provinsi memutuskan tutup ataukah tidak, demikian  Assagaf

Sebagaimana diketahui bahwa  terjadi pro-kontra antara masyarakat adat Pulau Romang.  Yang kontra mengatakan bahwa sebaiknya tambang ditutup karena merusak lingkungan sementara yang pro meminta untuk tambang terus  beroperasi karena mereka telah mendapat manfaat positif dari kehadiran tambang yakni : kehidupan masyarakat semakin meningkat baik kehidupan ekonomi maupun kehidupan sosialnya ;  dimana ketika tambang belum beroperasi yang mampu menyekolahkan anak-anak ke luar Pulau Romang hanyalah para guru maupun orang-orang yang punya kerabat bekerja di luar Pulau Romang.

Selain itu rumah tinggal mereka saat ini jauh lebih baik dari pada belum masuknya perusahaan. Di desa Hila khususnya hanya beberapa buah rumah saja yang masih beratapkan daun rumbia dan berlantai tanah. Selain itu pula. Air bersih sudah boleh didapatkan dengan mudah yaklni sudah masuk sampai ke pemukiman penduduk. (D-02)

One thought on “GBU Tutup Tunggu Rekomendasi Komisioner”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *