Dirjen Desa Ingin Jadi Wakil Assagaf

Ambon, Berita Demokrasi  Maluku

Setelah Hendrik Lewerissa Ketua DPD Gerindra Maluku menyatakan diri ingin berpasangan dengan Said Assagaf sebagai wakil Gubernur Maluku periode 2018-2023 kini Dirjen Kawasan Perdesaan Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi  Johusua Markus Joltuwu juga menyatakan diri ingin maju mendampingi Assagaf sebagai bakal calon gubernur Maluku,

Kepada sejumlah wartawan usai melakukan junmpa relawan di lantai  2 (dua) Hotel Tirta Kencana Amahusu Ambon Johusuwa Markus Joltuwu Dirjen   Pembangunan Kawasan Perdesaan, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi  mengatakan, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Said Assagaf untuk mendampingi Assagaf sebagai calon wakil gubernur dalam pilkada 2018 mendatang.

“Ada tanggapan positif dari pa gubernur dimana gubernur menyatakan bahwa survey saya harus bisa naik agar DPP Golkar dapat mempertimbangkan untuk mendampingkan saya dengan beliau, ” kata Joltuwu.

Saat survey beberapa waktu saya berada pada posisi nomor 7 (tujuh), ini angka yang masih jauh dari apa yang diinginkan,  karena itu saat ini saya datang ke Maluku berjumpa dengan para relawan agar  para relawan  dapat mengsosialisasikan diri saya kepada masyarakat Maluku,

“Saya memang kurang dikenal oleh masyarakat Maluku karena selama ini saya mengabdi di luar Maluku,  awal karier saya sebagai PNS  di Timor-Timor,  kemudian pindah ke NTT        setelah  itu saya masuk ke Kemendagri dan sudah 15 tahun saya bekerja di kementrian desa”. Kalau di kalangan birokrat terutama para kepala dinas di kabupaten/kota di Maluku saya sudah dikenal,  karena para kepala dinas sering berhubungan dengan saya dalam urusan-urusan terkait pembangunan desa di kabupaten/ kota di Maluku

Selanjutnya Joltuwu katakan, pengabdian untuk negara dan bangsa sudah cukup, saat ini saya ingin kembali ke Maluku untuk mengabdikan diri saya di Maluku, dengan semua potensi yang ada pada saya, saya ingin membangun Maluku dari desa dengan program-program pemberdayaan kepada masyarakat. Pemberdayaan masyarakat penting guna meningkatkan derajat masyarakat Maluku dari ketertinggalan dan keterpurukan.

Joltuwu menambahkan, Maluku memiliki  SDA melimpah karena itu masyarakat desa harus diberdayakan, bagaimana mengelola SDA yang sudah ada secara baik agar dapat mendatangkan pendapatan yang memadai bagi kehidupan mereka. Selain pemberdayaan program yang berikut adalah reformasi birokrasi,

Ketika ditanya apakah ada kemungkinan maju menjadi calon gubernur Joltuwu katakan, dirinya tidak berpikir untuk maju menjadi calon gubernur karena mengganggap Assagaf masih baik dalam memimpin Maluku ke depan.

“Yach kalau gubernur kita masih baik untuk apa bunag-buang energi sebaiknya kita mendampingi beliau  dengan program-program yang lebih menyentuh langsung kepada masyarakat yakni pemberdayaan, “kata dia pula. (D-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *