Dari Bulan Menanam Nasional 2017

Gubernur Canangkan Penanaman 3.000 Anakan Pohon

Ambon, Berita Demokrasi Maluku

Gubernur Maluku Ir. Said Assagaf Selasa (28/11/2017) melakukan pencanangan penanaman 3.000 anakan pohon yang terdiri dari jenis  kayu-kayuan, pohon unggulan lokal dan  buah-buahan. Pencanangan dilakukan di kampus IAIN Ambon. Sebelum melakukan kegiatan penanaman gubernur menyerahkan secara simbolis 3.000 anakan kepada Rektor IAIN Ambon,  organisasi kepemudaan yang diwakili oleh KNPI Maluku dan perwakilan  masyarakat.

Dalam sambutannya gubernur katakan, hari ini merupakan hari menanam pohon Indonesia dan bulan menanam nasional  dengan mengambil tema, “kerja bersama, makmurkan rakyat lestarikan alam” menandung arti bahwa dengan kerja bersama menanam pohon dapat memakmurkan rakyat  dan menjaga kelestarian alam dan lingkungan.

Menurutnya, melestarikan alam butuh keterlibatan semua pihak, seluruh aspek bahkan seluruh organisasi kemasyarakatan . Dalam tahun 2017 oleh kementrian kehutanan RI telah dilakukan  pencanangan gerakan menanam 25 pohon seumur hidup, “Jadi satu orang akan menanam sebanyak 25 pohon sepanjang hidupnya”.

Dengan menanam pohon  akan mencegah terjadinya bencana alam baik banjir maupun longsor serta tetap menjaga ketersediaan  air  bagi kelangsungan hidup manusia dan makluk lainnya, kata Assagaf.   Saya  menghimbau seluruh masyarakat Maluku agar dapat memaknai sekaligus melakukan gerakan menanam 25 pohon seumur hidupnya demi anak cucu kita kedepan.  Untuk Maluku tahun ini Dinas Kehutanan telah menyediakan 3.000 anakan, demikian Assagaf.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Maluku. Ir. Sadli Lie, Msi mengemukakan, hari ini pemerintah provinsi Maluku telah menyiapkan   3.000 anakan pohon yakni 2.000 anakan jenis kayu-kayuan dan 1.000 anakan jenis buah-buahan, yang diperuntukan    untuk penanaman di lokasi Kota Ambon dan sekitarnya. Ubtuk  kampus IAIN sendiri, akan ditanam 300 anakan yang terdiri dari 200 anakan jenis kayu-kayuan, 55 jenis unggulan lokal dan 45 jenis buah-buahan. Dipilihnya IAIN sebagai lokasi penanaman karena di lokasi ini 9 (sembilan) tahun yang lalu juga dicanangkan penanaman 1 milyar pohon, demikian Sadli. (D-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *