Dana BOSS Terlambat, SMPN2 Tetap Konsisten Jaga Kualitas

Ambon – Berita Demokrasi Maluku. Pencairan dana BOSS triwulan  pertama di tahun ini, yang mengalami keterlambatan  menyebabkan  SMP negeri 2  Ambon   terkendala   dalam  menjalankan aktifitas   pendidikan,  terutama   di saat  sekolah sedang menghadapi agenda  ujian sekolah.

Kepala Sekolah  SMPN 2 Ambon,  Drs Hj La Sitenny yang ditemui di sekolahnya mengungkapkan, “Karena  persoalan ini, otomatis  Kita  mengalami kendala dalam perbelanjaan bahan (ujian) ”  tutur La Sitenny  saat ditemui   Berita Demokrasi Maluku Senin (13/3) pekan kemarin

Ditambahkan La Sitenny ,  jika terjadi keterlambatan penyaluran dana  BOSS maka pihaknya akan berutang ke   pengusaha  langganan, tetapi kalau hal tersebut terjadi  secara  berulang kali, maka pihak ketiga tersebut   akan membatasi, “ tidak serta merta  Kita berulangkali  bon, karena untuk bon itu ada aturannya,   kalau  sudah sampai  tiga, empat  kali,pengusaha langganan akan bilang sabar dulu, bayar yang pertama dan kedua “ keluhnya

Menurut  pria Lulusan Universitas  Kanjuruhan(Malang)ini, pencairan dana BOSS  triwulan pertama itu   biasanya  sudah terealisasi  pada minggu ke III  bulan Januari, tetapi hingga saat ini di pertengahan Maret pencairan Dana   yang di tujukan bagi  kegiatan  operasional  sekolah di sekolah-sekolah di tanah air itu  itu   belum juga  di laksanakan.

Meskipun terkendala  terlambatnya dana  BOSS, tetapi pihak  sekolah SMPN 2 Ambon   tidak mengurangi aktifitas pendidikan,  La Sitenny  selalu mendorong  guru untuk selalu beraktifitas seperti biasa “ kalau Kita   kurangi aktifitas pendidikan   maka  akan mengurangi mutu dari pendidikan, jadi saat ini,  Kami  tidak hanya menunggu saja,  tetapi aktifitas pembelajaran, tes dan try out tetap kami laksanakan  dengan baik “rincinya

Bahkan  untuk menghadapi hajatan ujian  sekolah,  yang akan berlangsung  pada  Jumat  (17/3),   pihaknya  sedang menyusun  materi soal-soal ujian  sekolah  yang berstandar nasional selama tiga hari.(D-3)    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *