Banjir & Tanah Longsor Landa Kota Ambon, Senin Kemarin

Ambon – BeritaDemokrasi Maluku. Hujan yang  terjadi terus- menerus  selama  beberapa pekan  ini,  mengakibatkan sejumlah wilayah  di kota Ambon  mengalami bencana banjir dan tanah langsor, bahkan pada Senin  (12/5)  intensitas curah  hujan   yang sangat  tinggi menyebabkan  beberapa lokasi  terkena dampaknya.

Berikut ini adalah hasil telusuran  Berita Demokrasi Maluku, dari sejumlah titik di kota Ambon.

Pada   Lokasi Skip Dalam,  Kelurahan Karang Panjang, Kecamatan Sirimau tepatnya  di  RT 001/RW006

Akibat guyuran hujan deras, Terjadi situasi yang sangat membahayakan , dimana   talud  sepanjang  65  Meter yang berada diatas pemukiman  retak dan bergeser. sehingga sewaktu –waktu  jika terjadi longsor  maka akan membahayakan penduduk dibawahnya.

Potensi bencana ini sempat  mendapat  perhatian Pemkot  Ambon, pasalnya  pada Pukul 11.30 Walikota Ambon, Richard Louhenapessy  SH  didampingi  wakilnya , Syarif Hadler beserta jajarannya mengunjungi  lokasi tersebut , selain  itu hadir juga      kepala  Paldam XVI   /Ptm Kolonel Cpl Pardede, Danramil 1504-02/Sirimau Mayor Kav Eko .

Dari hasil  evalua si terhadap kondisi  itu,  akhirnya disepakati  untuk  melakukan   pembongkaran  terhadap Talud itu   oleh  tim gabungan  yang  terdiri dari,  personil TNI /Polri  dan Satpol- PP  Kota Ambon  serta masyarakat setempat .

Sementara  pada pukul 06.00 WIT, di RT 03 RW 04 Kelurahan Waihoka Kecamatan Sirimau , kota Ambon,   telah terjadi banjir  yang  menyebabkan   meluapnya air Kali Petra ,  sehingga  empat   rumah warga tergenang air  setinggi pinggang orang dewasa.

Empat rumah  yang tergenang  adalah,  Rumah milik . MARKUS WATTIMENA, ( 50) YONAS PARERA,  (51) ARDILES MUAL, ( 33).ANSYE LEWERISA, (48), akibat  kejadian tersebut  tidak terdapat korban jiwa, hanya kerugian material yang belum dapat dipastikan jumlahnya,  diperkirakan luapan air masih akan terus berlangsung, pasalnya  saat banjir terjadi,  hujan masih  sangat  deras.

Di daerah Batu Meja, terjadi   tanah longsor  yang menimpa  rumah  keluarga  . Zadrak Latupeirissa, (44)    dimana bagian dapur dan kamar  tidur dari rumah  PNS  itu  rusak dan tertimbun material longsoran, dan   belum ada bantuan dari Pemda  maupun instansi terkait  atas  musibah tersebut.

Bencana tanah longsor  juga terjadi di Negeri  Rutong Kec Leitimur Selatan,  tepatnya di jalan   Jl.Dr.Wem.Tehupiory, longsoran ini menyebabkan  sebuah  pohon mangga roboh menutupi badan  jalan sehingga  arus lalu lintas mengalami  kemacetan  selama  kurang lebih 40  menit .

Untuk membenahi  kondisi  ini, maka  aparat  dari Polsek  Leitimur dan masyarakat setempat  bekerja sama untuk membuka akses jalan ,  Arus lalu lintas kembali normal setelah batang   pohon mangga yang   merintangi jalan itu dipotong menggunakan mesin  Seinsoo (chain shaw)   setelah itu   dilakukan pembersihan  jalan

Selain itu,  dilakukan juga penebangan terhadap pohon- pohon besar di sekitar  areal  longsoran,  sehingga  jika  terjadi lagi   longsoran  susulan  yang dapat menyebabkan  tumbangnya pohon,  tidak  menimpa  pengguna  jalan.

Pembersihan areal  longsoran akhirnya   selesai pada pukul 11,10 WIT,  sehingga  akses jalan yang menghubungkan  kedua negeri kembali  normal seperti sediakala (D-3)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *