Assagaf Belum Pasti Dapat Rekomendasi Golkar

Ambon, Berita Demokrasi Maluku

Samual !!! Ketum Punya Hak Diskresi (Hak Veto)

Sekalipun Rapimda partai Golkar telah menetapkan Assagaf sebagai calon tunggal Gubernur Maluku  periode 2018-2023 namun Assagaf belum pasti mendapat merekomendasi partai Golkar, karena Ketua Umum Setya Novanto punya Hak Diskresi  atau semacam hak veto terhadap rekomendasi partai Golkar. “Jadi kalau Ketum mau memberikan kepada orang lain,  maka kita tak  punya hak apa-apa untuk menentang, hal ini terjadi di Aceh,  dimana Rapimda telah menetapkan memberikan rekomendasi kepada calon yang diusulkan,  namun  KETUM mengatakan lain. “Jadi itulah aturan dan mekanisme di Golkar, ”demikian Samual

Diakuinya,  kalau sesuai mekanisme maka 80 % Assagaf sudah mengantongi rekomendasi,  namun KETUM punya hak 100 %  untuk menentukan pilihannya ber-dasarkan kemauannya. Tentunya dengan berbagai pertimbangan yang matang, setelah mendengar berbagai masukan terutama masukan dari tim Pilkada maupun dari PP Wilayah Timur, kata Samual.

Ditambahkan, saat ini belum ada rekomendasi, kemarin waktu rapat tim Pilkada, hasil survey dari Maluku belum masuk karena itu, saya pertanyakan. Karena pertanyaan saya,  maka   rapat di-tunda sampai dengan 10   Agustus 2017, untuk penentuan rekomendasi, katanya pula. Dia membantah isu bahwa dirinya penyebab terpecahnya Golkar Maluku.

Samual katakan, bagaimana saya mau  memecah bela partai, sementara saya sebagai Ketua PP Wilayah Timur,  menginginkan Maluku tetap bersatu untuk kemajuan partai Golkar ke depan, Papua saja pesoalannya saya selesaikan,  apalagi Maluku, katanya pula. (D-02)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *