4 Pelaku Pembom Ikan di Tanjung Morlatetu ditahan

SBB- Berita  Demokrasi Maluku . Empat  orang  warga  yang  melakukan  penangkanapn ikan secara illegal dan merusak lingkungan akhirnya   harus  mempertangung jawabkan   perbuatan mereka  di Polres SBB.

Kejadian  tersebut terjadi  pada  Sabtu (29/4)  lalu, tepatnya di dusun  Liela Desa Luhu. Kecamatan Huamual  kabupaten SBB,

Dari informasi yang  berhasil  di telusuri   Berita Demokrasi Maluku,  ternyata  salah satu dari ke empat orang   pelaku penangkapan  ikan  secara illegal tersebut  ada lah  anggota TNI .

Keempat  pelaku  masing- masing,  Sedek Tuaputty, Hilarius Yois Tapun (37) Udin(45) dan La Jamal Hitimala(47) mulai beroperasi  dari  pukul  04.00  WIT,  dari  desa Jailolo,  kemudian  area penangkapan bergeser ke  Dusuin Liela,   di Desa Luhu  sekitar  pukul 06.00 WIT  tepatnya  di Tanjung Morlatetu    . saat melakukan pengeboman  di Tanjung  Morlatetu itulah,   kempat pelaku  dicokok oleh anggota  Polsek  Huamual.

Dari tangan  Tuaputty  CS  yang  melakukan    illegal catching  ini disita   sejumlah peralatan ,  yakni   sebuah body  Johnson ,  dua buah unit   mesin   bermerek  Yamaha  15 PK, 1 unit  mesin   Kompressor, 1 buah tangki minyak,  1   pelampung   berwarna  orange dan  8  buah bom ikan serta Ikan Lalosi sekitar 100 ekor .

Kejadian  tersebut, bermula saat masyarakat  Dusun  Liela  mendengar bunyi  ledakan  bom,  maka Mereka langsung  bersama anggota Polsek   Huamual ,  Brigpol Irman Samanery   menuju lokasi ledakan tersebut dan meringkus keempat  pelaku.

Setelah itu Tuaputty  CS ditahan    mereka  sebelumnya   diamankan  di  rumah kepala Dusun Liela,  Haji Abdul Hamid  Payapo, selanjutnya  kempat pelaku tersebut diserahkan kePolsek Huamual,   pada  pukul 13.00 WIT di hari Minggu (30/4)    Tuaputti  CS kemudian dialihkan    dari Polsek Huamual  ke  Mapolres   SBB untuk diperiksa lebih lanjut (FS)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *