Pemkab MDB Diduga Serobot Tanah Rakyat

Ambon, Berita Demokrasi Maluku

Warga Werwaru Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menggugat bupati Maluku Barat Daya (MBD) Barnabas Orno  ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Ambon, terkait dugaan penyerobotan tanah yang dilakukan pemerintah MBD terhadap tanah warga Werwaru kurang lebih 100 Ha.

Nuh Tutupahar  salah satu  penggugat ke-pada Berita Demokrasi Maluku.com Rabu (19/7/2017) mengemukakan, masyarakat MBD telah menyerahkan 350 Ha kepada pemerintah Kabupaten MBD untuk dibangun jadi ibukota. Waktu itu yang menerima Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu ketika itu dan Bupati MTB Bitto Temmar beberapa tahun lalu.

“Nah kami kira,  apa yang sudah kami berikan itu  sudah cukup, anehnya mau tambah lagi 100 Ha.Tanah yang akan diambil, ada bangunan yakni rumah-rumah warga termasuk rumah kami”. Kami tak habis pikir sebenarnya bupati mau apa, mau tanah berapa banyak  untuk bangun ibukota, kata Nuh pula.

Diakuinya, kepala desa  bekerja sama dengan Pemda dimana dia menandatangani penyera-han 100 Ha kepada pemda tanpa me-nanyakannya pada kami, demikian Nuh

Dikatakannya pula, membangun ibukota bukan berarti mengesser hak-hak rakyat, apalagi ini rumah dimana kami bernaung, sejak zaman  nenek moyang kami, katanya kesal

Kami telah meng PTUN kan bupati dan saat ini sudah masuk ke pemeriksaan saksi, kata Nuh. Kami hanyalah orang kecil yang ingin cari keadilan.  (D-02)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *