Workshop Tifa Damai Untuk Perdamaian di Leihitu

Ambon, Berita Demokrasi Maluku

Institut  Tifa Damai Maluku Rabu (13/12/2017) menggelar Workshop sehari yang berlangsung di Hotel Amaris Ambon-Maluku.

Workshop yang diikuti kurang lebih 100 peserta tersebut menghadirkan sejumlah  tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh pemuda dan tokoh agama dari 13 desa di Leihitu,  dan kota Ambon termasuk  para pengambil kebijakan yakni unsur pemerintah  provinsi Maluku, DPRD Maluku, pihak kepolisian yakni Polda Maluku. 

Workshop yang berlangsung sehari ini menampilkan 4 (empat)  pemateri   masing-masing : yang mewakili Bagian Kesbangpol  pemerintah provinsi Maluku, kepolisian  daerah Maluku, anggota DPRD Maluku asal Leihitu Habiba Pellu, SP dan  Ketua Institut  Tifa Damai Maluku Justus Pattipawae.

 Justus Pattipawae di sela-sela acara tersebut kepada sejumlah wartawan mengemukakan, pihaknya berharap   Workshop   dapat  berkontribusi bagi kelanjutan inisiasi  guna  pencegahan dan penyelesaian konflik di Leihitu.

Menurut dia, fokus utamanya adalah  upaya pencegahan melalui mekanisme dan sistem Conflik Early Worning dan Early Response System (CEWERS)  atau peringatan dan response dini terhadap konflik.   

 Selanjutnya Pattipawae  katakan, selain hal-hal tersebut  diharapkan   Workshop juga dapat mempertegas berbagai masukan yang telah  didapat lewat kelompok-kelompok diskusi yang dilakukan di kecamatan Leihitu beberapa waktu lalu guna menelorkan rekomendasi penting yang dapat lembaga  teruskan kepada para pengambil kebijakan di daerah ini yakni pemerintah daerah,  DPRD Provinsi Maluku, pihak kepolisian  serta pihak-pihak terkait lainnya, demikian Pattipawae. Hadir dan memberikan sambutan Ir. Megi Samson,M.Tech mewakili Guhernur Maluku 

(D-02)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *