Wisata Batu Capeo Akan dikembangkan

Ambon, Berita Demokrasi Maluku

Selain keindahan pantai, wisata sejarah Batu Capeo (Batu berbentuk topi) yang terletak di wilayah petuanan desa Amahusu, tepatnya di pantai Air Salobar akan kembali dikembangkan oleh Dinas Pariwisata Kota Ambon.

Kadis Pariwisata Kota Ambon Rico Hayat, SE,Msi kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya Kamis (09/05/2019) mengemukakan, tempat wisata Batu  Capeo,  selain punya nilai sejarah  juga memiliki   panorama alam yang tak kalah menarik dengan  sejumlah  pantai lainnya di Kota Ambon.

“Apabila sore hari di pantai Batu Capeo para wisatawan akan menikmati indahnya  sunset di Teluk Ambon”.

“Saya ingat persis,  ketika  masa kecil dulu kami sering berwisata (piknik) di pantai Batu Capeo”.”Selain memiliki hamparan pasir putih,   pantainya juga landai dengan demikian nyaman untuk berenang , “kata dia pula.

Sebagaimana diketahui Batu Capeo mengadung  nilai sejarah/ hikayat. Menurut cerita orang tua-tua. Batu Capeo adalah capeo (topi) Nenek Luhu  yang jatuh dari puncak Gunung Nona dan   menjadi batu.

Suatu  sore  Nenek Luhu berjalan dengan kudanya di Puncak Gunung Nona, karena  kencangnya angin  Capeo nenek  Luhu terlepas jatuh dari kepala dan hilang. Oleh masyarakat Ambon dan sekitarnya diyakini batu capeo merupakan  topi nenek Luhu yang  hilang.

 Pada akhir wawancaranya Kadis  mengatakan, tempat-tempat seperti ini perlu dikembangkan, demikian Rico. (D-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *