Songsong Pemilu KPUD SBB Gelar Pelipatan 169.968 Surat Suara

PIRU-Berita Demokrasi Maluku .
Menjelang perhelatan Pemilu Presiden (Pilpres) dan Pemilu Legislatif (Pileg) di Kabupaten SBB, maka Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) SBB selaku penyelenggara Pemilu di Kabupaten yang berjuluk Saka Mese Nusa itu juga melakukan sejumlah persiapan menjelang hajatan Nasional itu, dimana pada Senin, (13/03/2019) digelar pelipatan surat suara yang berlangsung di Gedung Hatutelu, Jalan Trans Seram, Kota Piru.
Berdasarkan pantauan media ini, sekitar seratusan orang yang didominasi oleh Ibu-Ibu dan Remaja Putri terlibat aktif untuk kegiatan tersebut sehingga memenuhi Gedung tersebut. Komisioner KPUD SBB, Syarif Hehanussa, saat ditemui di sela-sela kegiatan itu menyatakan, kegiatan yang dilakukan oleh KPUD SBB saat itu i ada 2 (dua)  kegiatan yakni pelipatan surat suara dan Bimbingan Teknis.
Dijelaskan Hehanussa, untuk kegiatan pelipatan surat suara maka dilibatkan 13 kelompok masyarakat,  jumlah surat suara yang dicetak adalah sebanyak 169.968 surat suara dengan cadangan sebanyak 2 persen lebih banyak dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) yakni sebanyak 163.143 Pemilih.
” Jumlah surat suara untuk Pileg DPRD Kabupaten , DPRD Provinsi dan DPR-RI jumlahnya sama yaitu 163.143 Pemilih, hanya surat suara untuk Calon DPD – RI beserta cadangannya yang belum lengkap ” imbuhnya. Disingung mengenai surat suara yang cacat, Hehanussa mengungkapkan ada surat suara untuk DPRD Provinsi Maluku, yang mengalami kerusakan lebih dari 50 Persen, sehingga dianggap rusak.
” Ada Goresan tinta pada salah satu Calon Legislatif DPRD Maluku, selain itu ada juga goresan tinta pada salah satu lambang Partai” ungkap Hehanussa Karena itu menurut Hehanussa, kemudian Pihaknya KPUD SBB dan Bawaslu serta pihak keamanan kemudian melakukan koordinasi untuk mengangkat dan memisahkan surat suara yang rusak tersebut.
Sementara untuk kerusakan yang lain Komisioner KPUD SBB ini menyatakan, belum menemui kerusakan lain, pasalnya surat suara tersebut baru dibuka pada hari ini. Hehanussa menyatakan, waktu pelipatan surat suara tersebut, diperkirakan akan selesai dalam jangka waktu satu minggu.
Disinggung mengenai upah yang diterima oleh para pelipat surat suara itu,:meski tidak menyebutkan angkanya Hehanussa menyatakan harga lipat Surat suara untuk Pilpres yang simpel lebih murah ketimbang suatu suara Pileg. (D-02 )

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *