Plh Gubmal Saksikan Teleconfrence UNBK SMK se Maluku

Ambon, Berita Demokrasi Maluku

Senin (25/03/2019 seluruh SMK di Indonesia termasuk di Maluku melakukan  Ujian Nasional Berbasis komputer (UNBK),  dan ujian nasional kertas pensil bagi 6.600 siswa  pada 11 kabupaten/kota di  Maluku. 

 Untuk memantau jalannya UNBK  digelar Teleconfrence oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku yang disaksikan langsung oleh  Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Maluku Drs. Hamin Bin Thahir,  berlangsung di lobi Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Batu Gajah Ambon.

Mendampingi Plh Gubernur  Maluku Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. Saleh Thio, General Manager (GM) PT. Telkom Area Ambon Haris Setyawan, PLN Maluku dan Maluku Utara yang diwakili oleh Ramly Malawat Manager Komunikasi PLN Maluku  dan Maluku Utara (Malut), Kadis Kominfo Provinsi Maluku dr. F. Koedoboen dan Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Maluku.

Teleconfrence berjalan  lancar,  terjadi dialog antara Plh gubernur – Kadis Pendidikan Maluku dengan Kepala Dinas   11  kabupaten/kota juga  Wakil Bupati Malra Petrus Beruatwarin.

Pantauan Berita Demokrasi Maluku.com. terlihat Kepala Dinas Pendidikan dari 11 kabupaten/kota menyatakan bahwa, jaringan internet dan lampu untuk  sementara berjalan lancar belum ada gangguan apapun dan mereka berharap sampai dengan usai pelaksanaan tak ada kendala apapun.  

 GM. PT. Telkom Maluku Haris Setyawan,  menjamin  jaringan internet akan aman sampai dengan usai pelaksanaan UNBK,  PLN juga memberikan garansi akan berkoordinasi dengan semua PLN di 11 kabupaten/kota agar lampu tetap menyala terutama pada wilayah-wilayah dimana dilakukan UNBK.  Pada SMK tertentu disediakan genset guna mengantisipasi padamnya lampu.

Pada kesempatan itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kabudayaan Provinsi Maluku Drs. Saleh Thio , Msi mengemukakan,   masih ada tiga SMK  di provinsi Maluku yang masih menggunakan kertas pensil yakni  dua  SMK di Maluku Barat Daya (MBD) dan satu SMK di kabupaten Buru Selatan . Sedangkan untuk UNBK masih ada SMK yang masih bergabung dengan SMK yang lain,  karena belum semua SMK memiliki peralatan yang memadai di seluruh SMK di Maluku, demikian Kadis  (D-02)

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *