Penanggulangan Terorisme Sentuh Dunia Pendidikan di Maluku

Ambon ,Berita Demokrasi Malukuambutan Gubernur Maluku yang

Gubernur Maluku Drs. Murad Ismail mengapresiasi Badan penanggulangan terororisme basiobal BNPT) RI telah menyelenggarakan kegiatan dalam rangka menumbuhkan harmoni kebangsaan , bekerjasama dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT)Provinsi Maluku, yang melibatkan para pelajar dan guru SD dan SMP di uku,sebagai bagian dari edukasi dalam pembentukan integrasi nilai-nilai agama di sekolah.

IMG-20191114-WA0184.jpg

Paham radikal terorisme senantiasa mewarnai perjalanan sejarah bangsa Indonesia.Aktifitas kelompok teroris dengan aksi dan ancaman kekerasan kerap menjadi hantu yang menakutkan bagi kedamaian mastarakat dan kedaulatan bangsa yang kita cintai, demikian Murad Ismail dalam sambutannya yang dibacakan oleh )Kepala Kesbang Pol Provisi Maluku Ir. Martha Nanlohy, Kamis (14/11/2019, yang berlangsung di Biz Hotel Ambon.
Saat ini aksi kelompok radikal terorisme terus mengalami banyak perubahan,baik menyangkut modus,bentuk ancaman jaringan maupun sasaran dan target aksi teror,yang patut menjadi perhatian kita semua di khawatirkan adalah pergeseran paradigma dari sasaran arah fisik ke arah pola pikir masyarakat,melalui pemahaman radikal idiologi,dengan memanfaatkan kemajuan tegnologi,khususnya media sosial sebagai media propaganda,rekruitmen dan kepentingan aksi teror.

Dalam upaya mencegah berkembangnya paham radikal terorisme,badan nasional penanggulangan terorisme (BNPT)telah melakuakan kerja sama dengan berbagai kementrian melalu nota kesepahaman tentang penanggulangan terorisme,yang di maksudkan agar BNPT dan kementrian/lembaga negara dalam melaksanakan program penanggulangan terorisme,dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran,dengan tujuan meniadakan penyebaran paham radikal terorisme di instansi masing-masing , dan mendorong peran aktif instansi pemerintah di daerah untuk beekomitmen dalam pencegahan terorisme dan mengoptimalkan penanganan tindak pidana terorisme,pembinaan kemampuan,penegakan hukum dan pengawasan bidang intelijen

Di harapkan kepada forum koordinasi pencegahan terorisme(FKPT)provinsi Maluku sebagai mitra strategis BNPT dalam melaksanakan kegiatan di daerah,senantiasa menyesuaikan tingkat perkembangan tentang ancaman dan bahaya terorisme dengan berbasis pada nilai kearifan lokal guna mewujudkan masyarakat Indonesia yang damai membantu BNPT dan pemerintah daerah dalam mencegah penyebaran paham radikal terorisme,melakukan gerakan penyadaran atas ancaman dan bahaya terorisme di daerah secara berkelanjutan terukur dam sesuai dengan kearifanb lokal setempat yang menghargai keragaman masyarakat agar dapat mencegah segala bentuk ancaman radikal terorisme di daerah

Perkembangan paham radikal terorisme telah menimbulkan keprihatinan semua pihak bahkan telah menyasar kalangan pelajar di sekolah-sekolah yang di lakukan oleh kelompok radikal terorisme melalui media sosial,guru maupun sistim pembelajaran,baik di dalam maupun luar kelas
Oleh karena itu dinperlukan upaya bersama untuk mencegah perkembangan paham radikal terorisme secara dini,melalui lembaga-lembaga pendidikan secara berjenjang,dalam rangka mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban anak bangsa yang modern,terbuka,moderat dan mermartabat dalam mencerdaskan kehidupan bangsa

Upaya menumbuhkan harmoni kebangsaan ini tentunya merupakan internalisasi dari sistim pendidikan nasional sebagaimana amanat pasal 31 ayat (3) UUD 1945 yaitu untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan,serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

Kegiatan integrasi nilai-nilai agama dan budaya di sekolah di harapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan seluruh anak bangsa,baik siswa guru dan seluruh pemangku kepentingan sebagai upaya untuk mencegah perkembangannya dalam radikal terorisme di sekolah,yang bermanfaat untuk menumbuhkan harmoni kebangsaan .(Winda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *