Parah!!! Literasi Keuangan Maluku Dibawah 26%, OJK Gencar Sosialisasi Ke Masyarakat

Ambon-Berita Demokrasi Maluku.Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK)- Perwakilan Maluku selain bertugas sebagai pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan, juga memiliki tugas dan fungsi perlindungan pada konsumen dan edukasi, pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Sub Bagian administrasi Kantor OJK Provinsi Maluku, Budi Rahman saat ditemui disela-sela kegiatan sosialisasi yang bertajuk “Edukasi Keuangan, Jang Paparipi Berivestasi” kerjasama BPC Hipmi Kota Ambon,Bank BNI 46 dan Kantor Otoritas Jasa Keuangan(OJK)-Perwakilan Maluku yang diselenggarakan di Ruang Pertemuan Kantor Kecamatan Baguala, Kamis(4/10).

“Kita berharap, Masyarakat tidak hanya menggunakan jasa keuangan saat menggunakan asuransi atau saat mengajukan kredit, karena yang terpenting adalah memahami jasa keuangan tersebut, sehingga jangan sampai kredit yang harusnya positif, justru membebani Masyarakat,”cetus Budi.
Jika Masyarakat mengambil kredit dengan tujuan produktif, tetapi tiba-tiba dikonsumtifkan, sehingga berimbas pada kredit macet, maka dari persoalan ini dapat diidentifikasikan bahwa pengetahuan literasi Jasa Keuangan masyarakat masih minim”jabar Budi.

Kegiatan sosialisasi OJK yang dilakukan pada saat itu, terdiri dari tiga pokok yaitu, Pengenalan OJK, Dasar-dasar pengetahuan tentang keuangan dan Dasar-dasar pengetahuan soal Jasa Keuangan, yang tujuannya memperluas wawasan pelaku usaha dan bagaimana mengelola keuangan secara sederhana.

Selain itu, lewat pertemuan dengan industri jasa keuangan (Bank BNI46) diharapkan wawasan Pelaku Usaha UMKM lebih terbuka soal layanan jasa perbankan, serta dapat mengaksesnya, dilain sisi Bank juga memperoleh referensi dari pelaku usaha UMKM di Kecamatan Baguala.

OJK-Provinsi Maluku, memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan rata-rata tingkat Literasi Keuangan Masyarakat Maluku, dimana tingkat literasi masyarakat untuk skala Nasional berada pada level 26 persen yang berarti dari 100 orang hanya 26 yang melek persoalan literasi keuangan.

Karena itu, setiap tahun OJK menjalankan sosialisasi edukasi keuangan ke berbagai lapisan masyarakat, seperti hari ini yang digagas oleh Hipmi kota Ambon, OJK juga mensosialisasikan literasi keuangan ke kelompok usia Dini, dari SD, SMP, SMA bahkan sampai ke Perguruan Tinggi. Juga ke Elemen masyarakat seperti Ibu-ibu Rumah Tangga, Lembaga Sosial Kemasyarakatan,seperti Ibu-ibu Bhayangkari, tokoh masyarakat dan tokoh agama.(D-02)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *