Murad Ismail tak Ingin Jadi Ketua DPD PDI Perjuangan tapi Kalau Diperintah , Sebagai Prajurit Saya Siap

murad-pidato-640x385Ambon, Berita Demokrasi Maluku

Gubernur Maluku Purnawirawan Drs. Murad  Ismail menyatakan dirinya tak ingin menjadi ketua partai apapun karena orang nomor  satu di Maluku ini ingin menjadi bapak bagi semua partai yang ada di Maluku.

Ketika mintai keterangannya terkait nama Murad Ismail yang terjaring   dalam bursa pencalonan calon Ketua DPD PDI-Perjuangan Maluku periode 2019-2024  Murad katakan, dirinya  tak mau  mencalonkan diri.

“Saya tak mau mencalonlan diri, dimintapun,  saya tidak mau tapi apabila diperintah maka sebagai prajurit saya siap”. ” Saya telah diminta oleh partai Golkar untuk menjadi  Ketua  DPD Partai Golkar Maluku tapi saya tolak, karena saya ingin menjadi bapak bagi semua partai, “demikian Murad. Ismail kepda Berita Demokrasi Maluku.com SelSa (26/06/2019) di lzntsi 2 (dua) kantor gubernur Maluku.

Dari  pernyataan Murad Ismail dapat ditarik kesimpulan bahwa apabila ada perintah dari DPP PDI-Perjuangan terkhusus Ketua Umum Mega wati Soekarno

Putri maka boleh jadi Murad ISmaillah yang menjadi Ketua DPD PDI Perjuzngan  Maluku oeriode 2019-2024.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Berita Demokrasi Maluku.com, ada sejumlan nama yang terjarinng sebagai kandidat Ketua DPD PDI-Perjuangan Maluku diantaranya : Murad ISmail Gubernur Maluku, Barnabas Orno Wakil Gubernur Maluku, Edwin Huwae Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku saat ini, Tagop Sudarsono  Soulissa Bupati Kabupaten Buru Selatan, Lucky Wattimury sekretaris  DPD PDI Perjuangan Maluku saat ini dan sejumlah nama lainnya.

Abas Orno yang dimintai keterangan terkait hal yang sama mengakui dirinya kaget mendengar bahwa namanya juga dicalonkan oleh beberap DPC. ” Saya mengalir saja, saya tak mencalonkan diri , karena itu saya tak mau berkomentar banyak, saya  mengalir  saja, tergantung keputusan partai”.(D-02)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *