Masih Tersisa 1.500 penambang Ileggal di Gng Botak

Ambon, Berita Demokrasi Maluku

Sekalipun Gunung Botak telah dimabil alih oleh investor namun hingga kini tambang emas yang terletak dipetuanan Kayeli Pulau Buru itu,  masih tetap diminati oleh para penambang ileggal. “Yach tim yang terdiri dari TNI-POLRI dan Satpol PP telah melakukan penyisiran dari 13.000 penambang liar, tinggal kurang lebih 1.500 yang masih ada di area penambangan, “demikian Kadis ESDM Maluku Ir. Martha Nanlohy usai rapat koordinasi dikantor gubernur Maluku  Senin (19/2/2018).

Menurutnya, hingga kini masih saja ada penambang yang ke sana, penyebabnya  adalah ;  disamping mereka merasa bahwa emas disana menjanjikian bagi kehidupan mereka juga bagi orang-orang yang berkepentingan untuk menjual merkury. “Peredaran merkury disana sangat tinggi dengan biaya yang cukup mahal per liternya”.

Untuk hal ini tim kami juga telah berkoordinasi guna mutuskan mata rantai peredaran merkury. Investor belum bisa bekerja karena masih terkendala dengan penambang lain. N kami berharap dalam waktu dekat semuanya

“Kami tetap berkoordinasi,  kami berharap dalam waktu dekat semuanya  terselesaikan dengan baik, agar investor dapat bekerja karena dengan bekerjanya investor dapat mendatangkan PAD bagi Maluku disamping penggunaan merkury akan terhenti, demikian Martha. (D-02)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *