Kegiatan Ekonomi Kreatif Tunjang Ambon Kota Music

Berbagai kegiatan Kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif yang digelar di Ambon  secara kontinyu,sejak  setahun belakangan merupakan upaya pemerintah kota  Ambon, dalam rangka mewujudkan Ambon sebagai kota music dunia,

demikian HM.Sopacua Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Ambon di sela-sela  Pe-rumusan  dan sosialisasi kebijakan dan  standarisasi usaha  di bidang ekonomi kreatif, yang berlangsung di swissbeel hotel, Sabtu (23/9/2017).

Menurutnya, untuk mewujudkan visi walikota Ambon, yakni menjadikan kota Ambon sebagai kota music dunia, maka semua line harus dipersiapkan, baik itu infrastruktur pariwisata, kuliner, karya-karya, oleh-oleh daerah baik souvenir, keramik dan karya-karya lainnya.

“Jadi ketika orang datang ke Ambon, bukan saja  music yang didapat tapi seluruh instrumen pendukung yang terdiri dari 16 item, yang sebagian sudah saya sebutkan itu, semuanya ada di kota Ambon, demikian Sopacua.

Kegiatan hari ini merupakan kali ke -16 pelaksanaan sosialisasi,pelatih

an kegiatan Badan Ekonomi Kreatif Indonesia di (Be-Kraf) di  Kota Ambon.

Dinas Pariwisata fokus untuk kegiatan ekonomi kreatif-seperti-apa yang sudah dijelaskan diatas, kalau para UMKM sudah memahami benar apa yang  diberikan maka tak akan sulit dalam pengembangan kedepan.

Saya sangat apresiasi dengan apa yang dilakukan Be-Kraf karena mereka menggandeng perguruan tinggi,yang tentunya punya se gudang pengetahuan, katanya pula. Pada tanggal  (26/9/2017),akan ada satu kegiatan lagi dari Be-Kraf,demikian Sopacua (D-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *