Forkopimda Maluku Jamin Kesemrawutan Gunung Botak Bakal Terselesaikan

Ambon, Berita Demokrasi Maluku

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maluku yang terdiri dari Kapolda Maluku Irjen Pol Boyke Lumowa, Pangdam XVI  Pattimura dan Wakil Gubernur Maluku menjamin  kesemrawutan Gunung Botak bakal terselesaikan.

Menanggapi optimisme sejumlah insan pers akan semrawutnya Gunung Botak yang tak habis-habisnya. Frans Patty Herin dari Koran Kompas misalnya mengatakan, sudah puluhan kali para penambang liar diturunkan bahkan merkury dibawa-bawa di depan oknum aparat keamanan,  tapi apa yang terjadi berputar bak lingkaran setan.  “Apa sebenarnya  yang terjadi bapak-bapak, kalau segala daya upaya telah dilakukan lantas saat ini strategi apalagi yang akan dilakukan guna menjadikan tambang emas gunung botak itu tambang yang nyaman bagi kelangsungan hidup ekositim hayati disana, baik itu manusia, hewan dan tumbuhan, “tegasnya

“Kami butuh ketegasan bapa-bapa sebagai pemerintah provinsi dan aparat keamanan karena   kami takutkan adalah generasi Pulau Buru dan sekitarnya beberapa tahun kedepan apakah mereka bisa hidup aman, demikian Patty Herin  ketika melakukan pertanyaan dalam konfresni pers bersama Forkopimda Maluku di  ruang rapat lantai II Kantor gubernur Maluku Senin (15/10/2018). Yosi Linansera dari Fakta Maluku.com juga menyampaikan pesimisme yang sama. bapak-bapak mesti mengawal sedemikian rupa, kawalan ekstra karena tanpa kawalan ekstra dan tanpa memberikan sebuah jaminan hidup bagi para mantan penambang maka tak bakal persoalan gunung borak dapat terselesaikan

Menanggapi hal itu Kapolda Maluku mengemukakan, semua akan dilakukan bertahap, tak mungkin seorang bayi lahir langsung berjalan, khan lewat proses. “Kami mohon dukungan teman-teman untuk memantau dan menulis apa yang terjadi disana pasca penurunan dan penertiban penambang liar. Optimisme saudara-saudara saya pahami tapi mari kita bekerja bersama untuk masyarakat Pulau Buru khususnya dan Maluku umumnya.

Pangdam XVI Pattimura mengatakan, wartawan tolong tulis kalau ada Dandim, atau aparat tentara yang bawa merkury, siapapun dia, jangan takut, jangan sungkan-sungkan, siapapun dia saya pecat, kalau memang itu terbukti

Sementara Wagub Maluku Zeth Zahaburua, SH mengemukkan, pihaknya meminta semua pihak untuk sama-sama mendukung aparat keamaman, khusus Pemprov Maluku,   menyiapkan dana APBD tahun 2018 untuk mendukung operasi pembersihan para penambang yang tak miliki ijin, demikian  Zahaburua. (D-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *