Ekspor Maluku Februari 2019 Turun 50,66 Persen

Ambon, Berita Demokrasi Maluku

Ekspor  Maluku bulan Februari 2019 mencapai U$$ 0,55 juta  atau terjadi penuunan sebesar 50,66 % . Secara kumulatif ekspor Maluku Januari sampai dengan Februari 2019 sebesar US$ 1,68  juta atau mengalami peningkatan sebesar 59, 38 % dibanding periode yang sama tahun 2018, demikian Dumangar Hutauruk  Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku dalam siaran pers yang berlangsung di Kantor BPS  Maluku Paso Ambon Senin (01/04/2019)

Pada bulan Februari 2019 ekspor Maluku berasal dari komoditi Non Migas yakni :  ikan dan udang. Ikan dan udang diantaranya  : jenis ikan kerapu, ikan tuna sirip kuning, ikan tuna fresh , tuna whole  dan kepiting.

Adapun negara tujuan ekspor Maluku untuk bulan Februari 2019 aaadalah : Amerika, Serikat, Singapura, Malasya,  Vietnam dan Jepang. Ekspor terbesar adalah Amerika Serikatsenilai US$ 0,22 juta, jelasnya. 

Selain pelabuhan ekspor Maluku yakni pelabuhan Yos Sudarso, dan  Bandara Pattimura.   maka pada bulan Februari 2019 terdapat komoditi asal Maluku yang diekspor dari luar Maluku yakni pelabuhan : Tanjung Priuk Jakarta, pelabuhan Tanjung  Perak Suarabaya, Bandara Juanda Surabaya,  Bandara Ngurah Rai Denpasar, Bandara Hasanuddin Makssar.

Untuk Pelabuhan Dobo pada bulan Februari 2019 mengalami penurunan 100 %, jadi tak ada ekspor dari Pelabuhan Dobo.

Sebagian besar Ekspor adalah dari Bandara Surabaya sebesar US$ 0,63 juta. Adapun komoditi yang di ekspor lewat pelabuhandan Badara di  luar Maluku adalah :  kelompok perhiasan/permata, kayu dan produknya, kelompok ikan dan udang.

Bila dibandingkan  periode yang sama tahun sebelumnya maka ekspor Maluku dari pelabuhan luar Maluku alami penurunan sebesar 69, 29 % .sedangkan kelompok komoditi yang memberikan sumbangan terbesar adalah perhiasan emas /permata yakni mencapai 34,57 %. (D-02)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *