Diknas Maluku Gelar Pelatihan Menejemen Kepsek & Pengawas

Ambon, Berita Demokrasi Maluku

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku menggelar Pelatihan Menejemen Kepala Sekolah dan Pengawas SMA, SMK dan SLB selama 3 (tiga) hari  yakni 27-29 Apri 2017 bertempat di HoteL Golden Palace Soya Kecil Ambon

Junus Kesaulja,S.sos, Msi Kepala Bidang Pembinaan SMA ketika memberikan sambutan pada acara tersebut mengemukakan, Kita semua tahu bahwa keberhasilan pendidikan sangat tergantung pada 3 (tiga) pilar yakni guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah, karenannya harus ada kerjasama dengan baik diantara 3 (tiga) pilar ini.

Untuk pengawas khususnya sudah punya regulasi sendiri tinggal diboboti untuk digunakan tahun ini.

Kesaulja mengatakan, pengawas merupakan pilar utama keberhasilan sekolah, pengawas merupakan mata dan telinga Kepsek karena itu pengawas diharapkan dapat bekerjasama dengan dinas provinsi  agar dapat mengawasi jalannya pendidikan dengan baik, dimana dengan kebijakan Dinas saat ini pengawas haruslah melaksanakan tugas sesuai dengan buku panduan yang ada.

Adapun harapan dari kegiatan ini adalah : kepsek dapat memahami benar tugas dan tanggungjawabnya, pengawas dapat melaksanakan tugas sesuai dengan panduan dan aturan yang berlaku, dalam pelatihan ini juga diharapkan dapat mendiskusikan fungsi-fungsi koordinasi, konsolidasi agar kedepan  mutu pendidikan semakin meningkat, harapnya.  

Sementara Panitia penyelenggara dalam laporannya mengemukakan pelatihan manajemen bertujuan antara lain :   menginformasikan kebijakan Dinas Pendidikan tahun 2017, menginformasikan kebijakan bidang pembinaan SMA, menginformasikan strategi bidang pembinaan SLTA, penyusunan kerja dan pengawas sekolah, melatih  kepsek dalam menyusun program sekolah dengan baik.

  

Peserta berasal dari kabupaten/kota seluruhnya di provinsi Maluku, dimana  peserta yang  hadir saat pembukaan berjumlah 28 orang dari total 51 orang karena ada 2 (kabupaten yang belum tiba, kabupaten Maluku Barat Daya karena transportasi, mereka tiba malam nanti sedangkan untuk kabupaten Buru Selatan kemungkinan tidak bisa hadir karena adanya pelaksanaan MTQ tingkat provinsi dikabupaten tersebut (D-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *