Dari Natal  Kementrian PUPR Maluku

Natal Diharapkan  Bawa Hikmat  Guna Meningkatkan  Kinerja  Aparatur

Ambon, Berita Demokrasi Maluku

Kementrian PUPR Maluku yang terdiri dari Dinas PUPR Maluku, Dinas Perumahan dan Kawsan Permukiman, Balai Wilayah Sungai Maluku, BPJN Maluku Senin (17/12/2018) menggelar natal, bertempat di Kantor Pemeliharaan dan Pemantauan Jembatan Merah Putih (JMP) Hative Keci;l Ambon.

Natal berlangsung khidmat yang diisi dengan kidung-kidung natal, spontanitas dan khotbah.

Dalam laporan Ketua Panitia,  Berty Leatemia mengemukakan, natal kali ini masih merupakan rangkain agenda HUT Ke- 73 Hari Bhkti PU tahun 2018.

Natal malam ini merupakan agenda terakhir dari seluruh rangkain HUT Bhakti PU ke – 73 yang telah di mulai sejak November silam. Natal dengan Tema Berilah tempat Bagi Yesus di dalam rumahmu ini,  diharapkan dapat terus meningkatkan jalinan kasih diantara sesama insan Ke PU-an di Maluku,  sekaligus sebagai ajang untuk merenungkan segala sesuatu yang telah didharma bhaktikan untuk daerah Maluku, demikian Leatemia.

Sementara Pdt Andris Laurens dalam refleksi natalnya  mengatakan, natal merupakan suatu paduan antara sesuatu yang fana dan rohani,  dimana masing-masing orang lewat perayaan ini dapat merefleksikan, merenungkan kembali apa yang telah dilakukan dalam kehdupannya selama ini.

Terkadang ada hal yang  dibawah alam sadar kita terjadi, tiba-tiba saja terjadi. Seperti situasi saat ini, dimana tadinay direncanakan natal diluar dengan suasana pantai yang indah namun sejak pagi tadi hujan dan angin yang kencang. “Yach di sinilah tempatnya, kejadian itu terjadi, ketika saya kecil dulu, dimana di tempat ini terdiri dari mangrove, kalau ada angin maka mangrove sebesar apapun bisa mengalami patah, diterjang angin. Jadi itulah peristiwa yang tak diduga sebelumnya bisa saja terjadi karena kemahkusaan TUHAN.

Natal atau kelahiran Kristus juga merupakan suatu peristiwa luar biasa, kemahakuasaan TUHAN dimana, seorang perawan Maria boleh mengandung tanpa ada persetubuhan dengan seorang laki-laki, karena dia belum menikah walaupun sudah bertunangan dengan Yusuf.

Kenapa dikatakan bahwa ini merupakan kemahakusaan TUHAN  karena kalau tidak maka adat dan hukum Yahudi , angat keras kalau seorang perempuan muda mengandung tanpa ayah maka hukumnya dia harus dihukum mati.

Namun itulah mujuzat yang dilakukan oleh sang khalik guna menghadirkan Kristus ke dalam dunia untuk menyelamatkan orang-orang yang terhilang, orang-orang yang miskin, orang-orang yang terpinggirkan.

Betapa kelahiran itu penting baik bagi seorang bapak, terutama seorang ibu karena dia harus bergelut antara hidup dan mati,  untuk menghadirkan buah hatinya.

Tapi terkadang orang mengklaim bahwa proses kelahiran merupakan moment hidup dan mati seorang ibu.  padahal seorang ayah juga tak kala tegang, dia juga antara hidup dan mati menunggu kedatangan bayinya. Itu pertanda  bahwa kelahiran merupakan suatu gumulan antara hidup dan mati seorang ibu maupun seoran ayah.

“Nah dari pengalaman kelahiran itu, apabila dibawah kepada bayi Yesus maka betaoa tegangnya Maria maupun Yusf waktu itu, apalagi mereka dikejar-kejar oleh Kaisar Agustus bahkan mereka tak punya tempat penginapan di Kota Betlehem,  sehingga akhirnya harus lahir di kandang domba. “Nah dari semua yang terjadi itu mau mengajarkan kepada kita semua betapa bearti sebuah kelahiran bagi sebuah kelaurga karena itu;ah awal kehidupan sebuah keturunan.

Namun terkadang kita lupa pada peristiwa yang menegangkan itu, sehingga kita begitu mudah melupakannya bahkan karena seluruh kesibukan kita, kita lupa bahwa hari kelahiran itu merupkan hal yang sangat berarti dan sangat saklar bagi hidup  seseorang.

Saat ini bukan soal kelahiran Yeses dikandang Betlehem,  tapi  bagaimana kita mempersiapkan hidup kita untuk menyambut kedatangan Kristus sebagai raja dan hakim bagi dunia.

Kita cenderung  dengan kesibukan mencari uang dan mengumpulkan harta sehingga kita lupa bahwa kita haruslah memberi diri,   untuk melakukan kehidupan rohani kita, mengisi kehidupan rohani kita dengan sebuah arti hidup yang hakiki yang berkenan kepada Allah.

Bagaimana saat ini kita mempersiapkan diri kita untuk menyambut Yesus yang datang sebagai raja,  yang akan datang sebagai hakim yang adil guna menghakimi dunia ini.

Bagi para ASN diharapkan dapat menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dengan takut akan TUHAN  guna menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Maluku di bidang ke PU-an.

Pada kesempatan yang sama dalam kesan dan pesan natal Kepala Dinas PUPR Provinsi Maluku Ir.  Ismail Usemahu,MT mengemukakan, natal merupakan sebuah peristiwa besar yang menghadirkan Yesus Kristus ke dunia.

Diharapkan denga natal insan kePU-an diberikan hikmat, agar ke depan dapat menjalankan tugas dan tanggungjawab dengan moto bekerja keras, bergerak cepat dan bertindak tepat, demikian Usemahu. (D-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *