Bukan Janji Tapi Bukti, Seititit Biayai Pasien Miskin SBB Ke RSUD Haulusy

Piru-Berita Demokrasi Maluku.Menjelang perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Legislatif 2019 yang akan digelar pada 17 April 2019, pada setiap sudut jalan di kota Piru banyak terpasang baliho yang mempromosikan setiap figur Calon Legislatif (Caleg) maupun Senator yang akan bertarung pada hajatan Nasional tersebut.

Pada Pemilu legislatif yang digelar untuk memilih wakil-wakil di parlemen tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat menjadi agenda yang paling ramai menyedot perhatian publik, mengingat banyak sekali figur yang akan bertarung untuk memperebutkan kursi di ajang Politik ini.

Untuk Kabupaten SBB, ada banyak Caleg yang ramai -ramai mempromosikan figurnya pada Baliho -Baliho dengan Jargon-jargon yang mencitrakan Pemilik Baliho tersebut.

Salah satu Baliho yang cukup mendominasi Kabupaten ini adalah, Baliho milik dari Caleg Lusia Seititit, Caleg dari Partai Hanura yang bertarung untuk merebut kursi Legislatif di Gunung tinggi ini mengusung jargon ” Bukan Janji Tetapi Bukti”.

Menurut Seititit yang ditemui di Piru, Selasa,(2/ 4) jargon ini benar-benar ditunjukkan oleh Dia dengan berperan di Masyarakat, misalnya ketika ada masyarakat yang kurang mampu tetapi mengalami sakit sehingga harus menjalani perawatan rawat-inap, maka Seititit sendirilah yang akan turun ke Rumah orang sakit itu untuk dibawa kerumah sakit Piru dengan menggunakan biaya dari Seititit.

Tidak sampai disitu, kepedulian Seititit juga pada pasien rujukan dari Rumah Sakit Umum(RSU) Piru yang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Haulusy di Ambon. “Saya juga memberikan pelayanan bagi Pasien yang sakit parah, sehingga harus dirujuk ke RSUD Haulusy di Ambon, bahkan sampai pada tahap Operasi, ini semuanya membutuhkan biaya yang besar, namun Saya bisa atasi dengan lapang dada” cetusnya.

Calon Anggota legislatif yang bertarung daru Daerah Pemilihan (Dapil)1 SBB yang meliputi, Kecamatan, Seram Barat, Taniwel dan Taniwel Timur ini menyatakan jika terpilih nanti maka yang akan dilakukan ada tiga sektor yang jadi perhatiannya yakni, Memajukan Ekonomi Kreatif dan Kerakyatan,Mantapkan Pelayanan Kesehatan,dan Menyiapkan Pendidikan yang Berkualitas.

“Ini permasalahan -Persoalan yang harus mendapat perhatian dari Wakil Rakyat, nantinya kalau Saya sudah terpilih untuk menduduki jabatan DPRD kabupaten ketiga Permasalahan itu yang akan Saya benahi” ungkap Seititit.

Bendahara Partai Hanura ini juga mengungkapkan, nantinya dalam menjalankan fungsi sebagai Anggota Legislatif yakni fungsi pengawasan (kontrol) fungsi penetapan Anggaran, DPRD SBB akan bersinergi dengan Lembaga Esekutif dalam rangka keberpihakan pada program-program peningkatan kesejahteraan Rakyat.

Seititit juga menepis dari tudingan, yang berkembang di kalangan Masyarakat Kabupaten Seram Bagian Barat, bahwa Caleg Partai Hanura untuk Kabupaten Seram Bagian Barat, dengan nomor urut 4 itu, sudah didiskualifikasi dari partainya, “itu isu tidak benar, prosedur hukum sudah kami jalankan dan tidak ada bukti, jadi itu hanya Hoax yang inginmenjatuhkan Saya”.tutupnya.(D-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *