Atasi Kemiskinan

Joltuwu :  Akses Pasar Seluas-luasnya Untuk Produk Maluku

Ambon, Berita Demokrasi Maluku

Johusuwa Max Joltuwu Bakal calon gubernur Maluku yang juga Dirjen Desa dan Dirjen Wilayah Tertentu usaia kepada sejumlah wartawan mengemukakan usai penyampaian visi-misi di depan peserta Muswil PKB di Swissbell Hotel Ambon Jumat (25/8/2017) mengemukakan, mengatasi kemiskinan di Maluku haruslah dengan membuka akses pasar seluas-luasnya untuk product-product Maluku.

Menurut Max, Maluku  punya SDA yang melimpah,  namun kalau tak punya akses pasar untuk apa. “Jangan jauh-jauh buka dulu akses pasar ke Makassar,  Surabaya, Timor- Tengah Utara,  Bali, Sulawesi Utara,  baru kemudian ke Timor Leste, Australia, PNG dan lain-lain.

Kalau soal banyak permintaan, tinggal para petani, nelayan ataupun pengarajin di genjot, asalkan harganya memadai, pasti banyak yang mau.

Sekarang kita suruh mereka produksi, sementara tak tahu mau dijual kemana? Ini persoalan.

Pasar harus dibuka seluas-luasnya untuk para petani, nelayan dan pengrajin Maluku. Kalau kita tak membuka akses pasar ke daerah-daerah yang disebutkan tadi, jangan harap masyarakat kita akan terangkat dari garis kemiskinan.

Kalau sudah terbuka, baru kita genjot dan tingkatkan produktivitas, Tak susah mau menggenjotnya, yang penting ada pasar untuk membeli product-product Maluku.

Kita buat banyak peternakan sapi, kambing, domba,ayam,itik  dan lain-lain tapi kalau tak ada pasar sama saja mubazir.

Kalau memang TUHAN berkenaan saya direkomendasikan dan terpilih, saya akan lakukan seperti itu, mencari  terobosan untuk  product-product unggulan seperti umbian-umbian, pisang, sagu.

Product ini dapat dibuat pengagan atau makanan kecil, yang dapat dijual keluar daerah. Kadang mau beli,  kerepek pisang saja, beli yang asalnya dari luar Maluku, bagaimana kita mau maju,

Joltuwu mengaku.  punya jaringan organisasi yang punya dana untuk membangun Maluku,  keluar dari kemiskinan, selain dana desa yang saat ini diberikan pemerintah pusat,  ada lembaga lain yang bisa membantu anggaran untuk itu.

Kalau TUHAN berkenaan,  Saya bukan semata-mata ambisi jadi gubernur,  saya sudah  punya semuanya, yang saya mau lakukan,  adalah bagaimana membangun Maluku dari desa,  apa yang saya miliki saat,  ini saya akan abdikan untuk Maluku, kata Joltuwu

Kalau saya  terpilih, baik sebagai gubernur maupun wakil gubernur, maka saya punya strategy khusus, saya ingin tinggal di pedesaan, merasakan apa yang masyarakat rasakan, hidup bersama dengan mereka dan membangun mereka. Seperti apa yang menjadi  slogan saya membangun dari desa, demikian Joltuwu. (D-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *